Bekerja di luar negri untuk memperoleh ilmu dan modal berwirausaha, Why not??


Suryadi, NTB

Bertahun – tahun merantau ke negeri matahari terbit jepang, kini Suryadi berhasil menjadi menjadi seorang pedagang dan membuka jasa foto dan video.

Bagaimana itu bisa terjadi Tanya saya kepadanya, “ketika saya disana (jepang) saya diajari tentang mengoperasikan komputer dan photoshop, sehingga lama – kelamaan saya cukup mahir menjalankannya, kemudian setelah kembali ke Indonesia, saya dan istri memberanikan diri membuka usaha di pasar dengan berbekal uang yang diperoleh dari Jepang. Alhamdulillah sampai sekarang usaha saya tetap berjalan”

Faisal, NTB

Tak jauh berbeda dengan Suryadi, sekembalinya merantau dari negeri Korea Faisal segera menginvestasikan uang yang dibawanya dari negeri ginseng dalam bentuk ruko dan modal usaha. Perlahan namun pasti usahanya semakin menunjukkan hasil dan sampai sekarang tahun 2012 ia sudah berhasil menggandakan rukonya menjadi 2.

Anonim, NTB

Sosok ini adalah yang paling menginspirasi saya untuk belajar wirausaha, tapi lucunya saya tidak pernah menanyakan siapa namanya, dalam keseharian saya hanya memanggilnya “Bos”. Cerita tentang sosok ini dimulai ketika ia selesai kuliah, keinginannya untuk menjadi enterprenure membuatnya berani meninggalkan Indonesia dan merantau di Negeri Sakura. Beberapa tahun berlalu, dan setelah kembali ke Indonesia segera ia membuat bisnis yang fokus terhadap ATK (Alat Tulis Kantor), pemilihan lokasi dan jenis bisnis yang tepat membuat bisnisnya semakin maju. Saat ini ia telah memiliki 2 macam bisnis, satu toko ATK dan satu lagi Warnet yang selalu ramai.

 Ringkasan cerita diatas adalah beberapa contoh kisah sukses dari mantan  tenaga kerja Indonesia di luar negeri, kisah mereka tersebut menyadarkan kita kalau ternyata dibalik banyaknya kisah TKI yang mengalami nasib buruk, ada juga sebagian Tenaga Kerja Indonesia yang sukses dan berhasil mempertahankan kesuksesannya sampai sekarang.

 lalu apakah bisa TKI lain mengikuti jejak mereka ? dan bagaimana caranya?

tentu saja bisa, nah dari percakapan yang saya lakukan bersama mereka, ada beberapa faktor yang saya rasa dapat membantu TKI untuk memaksimalkan keberadaan mereka di Negara orang.

1. Memahami bahasa Negara tempat TKI tersebut tinggal

Mengapa…?

Sebab dengan memahami bahasa, komunikasi antar individu akan mudah berjalan, teman saya yang jago utak atik software photoshop bercerita kalau dia memperoleh skillnya itu ketika ia berada di negeri rantau. Kuncinya “Berani bertanya”, jadi sewaktu di luar negeri ia tidak ragu untuk bertanya kepada teman kerjanya bagaimana cara mengoperasikan software ini dan itu sehingga bisa menjadi mahir seperti sekarang.

Ketika membaca tulisan ini mungkin Anda berpikir belajar bahasa itu cukup sulit, he he saya juga berpikir begitu, tapi tenang saja, kata teman saya untuk awal Anda tidak perlu “Jago” tapi Anda cukup “bisa”. Artinya yang penting sedikit banyak Anda bisa mengerti apa yang dimaksudkan lawan bicara Anda, karena untuk mencapai level “jago” itu yang dibutuhkan adalah “konsisten”, so jangan ragu belajar sambil praktek.

2. dapat mengoperasikan komputer dan internet

Nah lo, apa hubungannya ?

Eits jangan salah, dengan menguasai 2  hal itu dijamin akan banyak hal baru yang mungkin bisa membantu Anda di masa mendatang

Maksudnya?

Dengan mengenal internet Anda akan bisa berkonsultasi, bergurau, atau sharing kepada siapapun dan dimanapun mereka berada,

Caranya?

Tentu saja melalui media sosial, banyak lo TKI yang sukses membuat blog dan  berbisnis di jalan online ^_^. Nah salah satu alasan lain yang membuat para TKI harus bisa internet adalah kecepatan koneksinya internet yang mungkin lebih unggul dari Negara kita, dengan demikian para TKI bisa lebih cepat berbagi dan mengakses informasi.

3. Ramah dan pintar bergaul

Dengan bersikap ramah dan sopan akan banyak orang menyukai Anda, sehingga akan banyak pula orang yang akan membantu atau memberikan ilmunya kepada Anda.

Oke itu mungkin sebagian kecil tips Untuk TKI  ketika berada di Negara Rantau, lalu nanti bagaimana cara mereka untuk memulai usaha ketika berada di negeri sendiri?

Oh untuk itu pilihan ada pada mereka sendiri, jenis dan model usaha yang akan mereka lakukan itu tergantung dari kondisi lingkungan mereka. Namun berikut tips yang diberikan mereka yang sudah sukses di jalan wirausaha

1. tentukan bisnis berdasarkan hobi dan lokasi.

Bos anonim yang saya ceritakan diatas sangat suka dengan dunia komputer dan photoshop, sehingga kemudian ia membuka bisnis fotocopy dan cetak foto.

Sedangkan saran yang lain adalah membuka bisnis sesuai dengan kondisi lingkungan, maksudnya TKI harus pintar melihat masalah yang dialami di lingkungannnya, seperti Faisal yang membuka minimarket karena melihat potensi bisnis ini begitu besar di lingkungannya.

2. Segera membuat Surat Izin Usaha dan Nomor Wajib Pajak

What ?? apa hubungannya neh?

He he saya juga awalnya heran, tapi setelah dijelaskan saya kemudian mengerti apa maksudnya ^_^. Begini ketika TKI sudah berhasil membuka bisnis dan berniat menambah modal ia dapat meminjamnya di Bank.

Huh ribet itu, syaratnya harus punya jaminan?

He he nah karena itulah harus segera memiliki SIUP dan NWP, bos anonim menjelaskan usaha dengan memiliki 2 syarat di atas, ia tidak merasa kesulita untuk menambah modal usaha karena bank setiap saat siap untuk membantunya.

Nah semoga setelah membaca postingan ini akan muncul semangat baru untuk para TKI, sehingga memunculkan motivasi baru “Belajar Sambil Bekerja” sehingga “Berhasil Membuka Usaha.” Amin amin.

Sukses selalu untuk Tenaga Kerja Indonesia!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s