Wirausaha + Mandiri = Indonesia Mandiri


Percakapan seperti itu sering banget Ane temui di kehidupan sehari – hari, pokoknya setiap ketemu dengan temen-temen yang mau atau sudah wisuda pembahasan tentang mencari kerja itu pasti selalu menjadi topik utama.
Ane sebagai orang yang sering dimintai saran dalam hal seperti itu benar – benar bingung harus memberi saran apa. Masalahnya Ane juga belum selesai wisuda dan belum punya pengalaman apa – apa tentang dunia kerja, jadi setiap ditempatkan dalam kondisi seperti itu Ane cuma diem nggak bisa komen apa-apa.
Tapi semenjak membaca artikel yang membahas tentang kesuksesan para wirausahawan muda yang disponsori oleh bank mandiri Ane jadi mendapat pencerahan.  Pemikiran Ane pun semenjak itu berubah, kalo dulu Ane selalu berpikir untuk bisa menjadi pekerja di sebuah perusahaan atau institusi pemerintahan sekarang sudah tidak lagi. Sekarang dalam pikiran Ane hanya ada “bagaimana caranya agar Ane bisa menjadi wirausahawan sukses” atau “produk apa yang harus Ane jual agar bisa sukses”.


Keinginan untuk menjadi wirausahawan itu semakin berkembang setelah Ane sadar betapa kayanya Negara Indonesia dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia, tak peduli berapa banyak yang mengusahakan hal serupa Ane tetap yakin semua orang pasti bisa sukses dalam bidang wirausaha, ada beberapa faktor membuat ane berpikir seperti itu, berikut diantaranya

  • Indonesia punya banyak bahan yang ekslusif yang tak di tempat lain
  • Indonesia punya kebudayaan unik, nah kebudayaan pun dapat diwirausahakan
  • Indonesia punya banyak tempat indah yang dapat dijadikan bisnis
  • Indonesia saat ini dalam masa pembangunan, karena itu saat ini masih banyak membutuhkan teknologi, hal ini juga bisa dijadikan lahan wirausaha
  • Mungkin ini terdengar kurang bagus, tapi ini termasuk faktor yang membuat berwirausaha di Indonesia semakin menjanjikan. Orang Indonesia cukup konsumtif (termasuk dengan brand-brand ternama) karena itu  peluang wirausaha di Indonesia masih sangat besar.

Selain faktor di atas ada faktor lain yang membuat Ane semakin mantap memilih Wirausaha untuk menjadi tujuan hidup Ane.
Faktor apa itu?
Faktor itu adalah manfaat positif dari Wirausaha, berikut adalah sebagian kecilnya

  • Dengan berwirausaha kita bisa  membuka & menyediakan lapangan kerja
  • Dengan banyaknya lapangan kerja yang tersedia Ane berharap nantinya kegelisahan teman-teman yang baru lulus wisuda bisa hilang sehingga dengan begitu mereka bisa tenang dan menikmati masa wisudanya
  • Dengan berwirausaha kita bisa membantu memakmurkan Indonesia dengan membayar pajak
  • Dengar berwirausaha kita mampu meluangkan waktu lebih banyak untuk mengerjakan apa yang kita suka daripada menjadi pekerja

Selain kedua jenis faktor itu Ane juga sempat membaca artikel yang menulis “ciri suatu Negara yang makmur adalah apabila jumlah wirausahawannya 2% dari jumlah total penduduknya”.  Jujur saat membaca artikel itu Ane tertawa “2% itu sedikit banget, Indonesia yang punya banyak pebisnis pasti sudah lama melewati angka itu”  pikir  Ane saat itu. Tapi faktanya sungguh mengejutkan, ternyata wirausahawan di Indonesia ini  jumlahnya hanya 1,4 %… belum mencapai 2 %?
Berangkat dari semua itu Ane punya impian untuk menjadi salah satu orang yang berpartisipasi untuk kemakmuran Indonesia. Karena itulah mulai beberapa waktu lalu tiap kali bertemu dengan teman-teman Ane mulai mengajak mereka untuk menjadi sosok mandiri dengan berwirausaha. Awalnya tidak mudah memang mengajak teman-teman yang memiliki motivasi berbeda, sekedar info yah Pren, kebanyakan Ane dan teman-teman dibesarkan dalam lingkungan yang begitu memuja pekerjaan di instansi pemerintah. Karena itu banyak dari temen-temen Ane yang menolak dan tidak setuju dengan ajakan Ane.
Masalah utama yang paling ditakutkan oleh teman – teman Ane adalah “MODAL”, tidak salah sih  memang ketakutan mereka itu, tapi menurut seminar dan nasihat pebisnis sukses faktor modal itu adalah nomer ke sekian karena yang paling utama adalah “KEMAUAN”.


Ane pun membuktikan hal itu, dengan berbekal sebuah printer dan komputer bekas Ane memberanikan diri membuka usaha cetak foto di garasi rumah nenek Ane. awalnya memang kurang pede, tapi lambat laun usaha Ane semakin maju dan lumayan berkembang.
Sedikit demi sedikit aksesoris dan peralatan mulai bertambah, seperti scanner, printer dan komputer baru. Pelanggan pun semakin bertambah  dan akhirnya Ane pun merekrut adik sepupu bergabung menjadi partner.

berikut adalah 2 perbandingan  bisnis yang sangat besar

bisnis sukses tapi kurang maksimal

bisnis sukses yang maksimal

Untuk saat ini usaha Ane ini memang sedang off dikarenakan Ane sedang sibuk mengurusi skripsi. Tapi Ane pastikan nanti setelah lulus Ane pasti akan membuat usaha ini lebih terkenal dan besar lagi amin amin.
Teman – teman yang lain pun mulai tertarik untuk menjadi wirausaha setelah melihat Ane. ketertarikan mereka semakin bertambah waktu Ane ceritakan kalo masalah modal itu nanti akan datang dengan sendiri karena Ane juga telah membuktikan kalo kita punya usaha akan banyak orang yang datang dengan sendirinya untuk menawarkan bantuan atau kerjasama, ciyuss.
Ane sendiri berharap nanti dimasa depan akan tiba masanya Ane dan teman – teman menjadi partner  bank mandiri. Karena Ane paham semangat nasionalis bank mandiri untuk mendukung wirausahawan lokal sangat besar.
Oke tunggu kami bank mandiri! Kami akan jadi partnermu untuk menciptakan Indonesia Mandiri!

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.bankmandiri.co.id dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-14. Tulisan adalah karya saya pribadi dan bukan merupakan jiplakan.“

Advertisements

5 thoughts on “Wirausaha + Mandiri = Indonesia Mandiri

  1. ane juga bkin usaha pengetikan, cetak foto kecil kecilan di kampung. di kamar ane jadiin tempat usaha. lumayan laku, pelanggan nya org2 sekitar kampung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s