Woles Bhro, Selama Kita Percaya, Keajaiban itu Pasti bakalan Datang kok


 

Namanya Mia…

Dia adalah seorang yang percaya kepada kekuatan mimpi

Dia percaya jika setiap mimpi itu punya potensi untuk menjadi nyata

Asalkan…

si pembuat mimpi mau berlari untuk menangkap dan mengikatnya.

Itulah prinsipnya….

1

Mia yang penuh semangat punya keinginan untuk membuat sebuah pertunjukan theater. Bukan pertunjukan biasa, tetapi sebuah pertunjukan yang mampu memberikan nilai positif dan semangat baru bagi penontonnya.

Niat mulianya itu membuat orang-orang terdekat (Ayah dan Saudaranya) senang dan ikut memberikan dukungan.

Namun siapa sangka….

Dibalik wajah yang memancarkan aura positif itu tersimpan sebuah kenyataan pahit.

Mia divonis menderita Kanker!

Penyakit yang dahulu telah merenggut sang Ibu,

Penyakit yang dahulu telah membuat Ayahnya terpuruk

Namun Mia tak peduli, Kanker itu urusan nomor 2. Baginya pertunjukan Theater adalah yang utama saat ini.

Kisah Mia dan projek teathernya pun mulai mengalir

Kesana kemari Mia mencari Produser yang mau mensponsori projeknya itu.

Bukan tanpa sebab…

Sebuah pertunjukan yang baik setidaknya harus punya pemain, set panggung serta musik backsound yang baik pula.

dan itu bukanlah sesuatu yang murah.

145032152184347_500x671

Akhirnya pencarian itu pun berakhir.

Berkat bantuan dari David, Seorang pemain theater dengan prinsip hidup Anti Mainstream Mia berhasil menemukan Produser yang mensponsori pertunjukannya.

……………………………………….~||~……………………………………….

Babak Baru kehidupan Mia dimulai.

Selain menemukan sumber semangat baru dari David yang punya gaya santai, Mia kini juga mulai disibukkan oleh latihan pementasan teater “Aku dan Harapanku” yang digagasnya.

Tik..

Tak..

Hitungan mundur untuk pertunjukan itu sudah dimulai…

Tetapi….

Sinyal positif yang diberikan oleh orang-orang di sekeliling Mia ternyata malah berbanding terbalik dengan kondisi tubuhnya.

Saat latihan berlangsung Mia tiba-tiba tersungkur

Ah… ternyata penyakit Kanker yang dideritanya semakin mengganas

Mia tak bisa berbuat apa-apa….., Ia hanya bisa pasrah dilarikan ke rumah sakit.

……………………………………….~||~……………………………………….

berantem sama bapak

“Hentikan Kegiatan Teatermu dan Fokus pada Penyembuhan SAJA!”

Ucap Sang Ayah kepada Mia.

Bukannya menuruti apa yang di sarankan Ayahnya, Mia malah lebih memilih mengikuti kemauannnya sendiri.

“Oke…., Aku sekarang berobat, tapi siapa yang tau mungkin Hari ini atau besok Aku akan mati!” Begitu jawab Mia.

Bukankah mati dengan meninggalkan karya itu lebih baik daripada tidak sama sekali…?

Ayah yang sangat mengerti tentang Mia dan kekuatan Harapan akhirnya pasrah dengan jalan yang dipilih putrinya itu.

Sebagai bukti dukungannya, Ayah memberikan kepada putrinya itu Gelang Harapan yang dahulu dimiliki oleh Almarhum Ibu Mia.

Gelang “HOPE” yang merupakan Simbol akan adanya harapan.

Mia pun menerima dan memeluk Ayahnya dengan haru

Terimakasih Ayah….

……………………………………….~||~……………………………………….

Pertunjukan Teater “Aku dan Harapanku” pun di pentaskan di hari bersamaan dengan proses pengobatan Mia.

Satu hari dimana 2 takdir langit bertemu.

……………………………………….~||~……………………………………….

Pentas Teater “Aku dan Harapanku” Sukses Besar.

Banyak orang yang memberikan respon positif, bahkan banyak diantara orang-orang itu meneteskan air mata.

Pesan Mia tersampaikan kepada mereka semua.

“Berhasil Mia…! Berhasil…! Kamu Berhasil membuat Harapanmu Terwujud…!”

terpesona

…………………………….

1 Bulan Kemudian

Hari itu salah satu Hotel di Jakarta mendadak ramai.

Bukan tanpa alasan, karena hari itu sang creator Teater “Aku dan Harapanku” hadir untuk menerima berbagai penghargaan atas karyanya.

Ya… itu Mia.

Dengan tersenyum ia melambai kepada semua orang.

🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Proses Kemotrapi dan Operasi memang membuat rambut Mia yang dulunya indah dan lebat rontok, karenanya kini tak ada lagi sehelai rambut pun yang tersisa di kepalanya.

Namun…

Itu bukanlah hal yang dapat membuat aura positifnya hilang. Gadis itu tetap terlihat cantik dengan pesonanya.

Sekalipun kini ia duduk di kursi Roda Sorot matanya yang terang dan tajam membuat siapapun yang melihatnya sadar jika gadis ini adalah seorang yang tangguh.

Kekaguman itu semakin bertambah manakala melihat orang-orang yang berada di belakang Mia.

Mia.. oh Mia….

Kamu sekarang telah berubah ya

oke mia

CUT…! CUT…!

Eh… kenapa?

Woyy.. itu Salah pilem…! Woy…!

Lah… emang itu bukan Mia..? kan ciri-cirinya sama..?

BUKAAN….! Makanya cek infonya di Uplek.com! judul asli film yang kita ceritakan ini adalah “I am HOPE the Movie” yang Ente tunjukin gambarnya itu BEDA…!

Nih teasernya

 

Ooo… maaf salah gambar dong 😀

Film keren ini tayang besok tanggal 18 Februari, jadi untuk membuktikan kebenaran Endingnya yuk kita tontong di Bioskop.

Benter… bener… bener…. !

Jangan lupa ya Sobbb..! 😀

Eh iya, lagu soundtrack untuk pelem ini keren juga loh, nih buktinya 😀

……………………………………..

PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016. Dapatkan @GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

#GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope

Advertisements

28 thoughts on “Woles Bhro, Selama Kita Percaya, Keajaiban itu Pasti bakalan Datang kok

  1. nara

    hidup, mati, jodoh dan rezeki semua ada di tangan Tuhan.
    jadi kenapa kita pesimis, teruslah berharap dan bermimpi dan lihat keajaiban akan terjadi
    good job Fren 🙂

  2. helmi prawira

    Mia.. oh Mia…. Saya benar-benar suka dengan karakternya. penuh semangat dan aktif.
    smoga nanti saya bisa mendapat istri seperti Dia *jatuh cinta

  3. ardina mifta

    Saya sama seperti adminnya nih. Suka yang Happy Ending, *Berharap smoga Endingnya bisa seperti ini
    “Jangan Mati Miaaaa……!”

  4. Istiqomah

    prediksi kita beda, tapi intinya sama-sama hepi ending sih 🙂
    jadi nantinya plotnya loncat, langsung ke beberapa tahun kemudian gitu

  5. Bom Zero

    di film ini saya bisa melihat kalau Kecantikan Mia bukan hanya dari tampilan fisik, namun kepribadiannya juga. “I Love You Mia”

  6. Mar'aa

    Harapan dan impian itu ada untuk membuat kita terus maju. “Tetap semangat Mia, pasti sesuatu yang baik menunggumu di depan sana”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s