Revolusi Mental Dahulu, Smart City Kemudian


Berkenalan dengan Konsep Smart City

Gambaran apa yang terlintas dibenak Sobat manakala mendengar “Smart City?

Apakah suatu kota yang didalamnya dipenuhi oleh berbagai peralatan canggih? Sebuah kota yang masyarakat didalamnya melakukan aktivitas sehari-hari dengan teknologi modern seperti yang digambarkan di film-film? Ataukah sebuah kota yang segala sesuatu didalamnya mampu berjalan sendiri tanpa campur tangan manusia alias otomatis….?

Sebenarnya sah-sah saja bila kita memiliki pemikiran seperti itu, namun untuk saat ini mewujudkan secara nyata konsep “Smart City” seperti itu (khususnya di Indonesia) butuh waktu yang tak sebentar.

Perjalanan kita masih panjang Sobat…….

Kepala Bappenas sendiri dalam konferensi Smart Indonesia Initiatives Conference mengingatkan kepada Pemerintah kota dan Masyarakat agar tidak terjebak dengan kata ‘Smart City’.

Kenapa?  

Karena selama ini banyak orang sering mengidentikkan ‘smart city’ dengan kecanggihan informasi teknologi saja.

“Lebih dari itu, konsep ‘smart city’ sebenarnya adalah bagaimana mempercepat layanan publik serta meningkatkan produktifitas kota agar kota bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi (smart economy),” tuturnya, dalam pernyataan tertulis yang diterima Warta Kota, Senin (18/9/2017)..

Menerapkan Konsep Smart City di Daerah, Mungkinkah?

Dengan segala potensi dan kehebatannya, Siapa sih yang kemudian tak ingin jika daerahnya menerapkan konsep Smart City? Saya pun demikian. Saya ingin segera daerah saya berkembang dan semakin maju dengan menjadikannya kota pintar.

Tapi apakah bisa semudah itu…?

Hm… jujur saja, untuk Saat ini Saya merasa itu akan sulit, Sulit sekali.

Kenapa?

Karena sumber daya manusia yang belum siap.

Bukankah teknologi itu bisa diajarkan?

Memang benar, apapun latar pendidikan seseorang tidak akan menghalanginya untuk mahir dalam menggunakan teknologi, karena sejatinya yang dibutuhkan itu adalah berani mencoba dan waktu yang berjalan.  Menurut saya tidak ada masalah untuk semangat dan keinginan belajar dimasyarakat, karena mereka selalu penasaran dengan inovasi baru. Akan tetapi masalah sebenarnya yang seringkali muncul itu adalah “Minimnya Rasa memiliki dan Disiplin”

Seperti pemasangan lampu jalan bertenaga surya, pengadaan bak-bak sampah di berbagai tempat umum, pembangunan WC dan Fasilitas umum lainnya yang menjadi sia-sia dan tak terpakai akibat tangan jahil dan minimnya kepedulian masyarakat. Karena itu pula saya merasa konsep “Smart City” akan gagal jika saat ini langsung diterapkan.

Revolusi Mental, Langkah Pertama untuk Menerapkan Konsep Smart City

Agar Projek “Smart City” sukses kita tak bisa hanya meng “copy paste” konsepnya dari luar (apa lagi luar negeri) karena apa yang menjadi permasalahan di tiap daerah itu tak selalu sama.

“Seperti aplikasi Go-Jek misalnya yang hanya relevan di kota-kota dengan penggunaan sepeda motor yang tinggi. Sehingga jika akan diterapkan diluar negeri akan cocok di Ho Chi Minh City di Vietnam yang penggunaan motornya juga tinggi. Lalu bagaimana kalau aplikasi Gojek dipakai di Los Angeles? Ngapain?!  Sia sia bro….!”

Karena itulah menurut saya langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan membangun “Taman Pintar”

-*Taman pintar

Yups… jadi intinya ini adalah taman yang punya fasilitas lengkap dan kekinian (ada wifi, spot foto, spot olahraga, spot santai/rekreasi, panggung, spot edukasi dll) sehingga mampu menarik minat/perhatian masyarakat dari berbagai latar belakang, Usia dan Profesi untuk berkumpul. Intinya taman ini adalah “Pusat kegiatan Masyarakat”

Ditaman ini pemerintah nantinya harus rutin membuat even, acara, diskusi atau silaturahmi sembari menyampaikan pentingnya Disiplin, Rasa memiliki sekaligus konsep Smart City agar masyarakat semakin paham dengan pentingnya hal tersebut. Butuh waktu memang, tapi bukankah itu lebih baik daripada tidak sama sekali…?

Ini Konsep Smart City ala Daerah Saya

Menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Kepala Bappenas

“Konsep Smart City diupayakan agar kota yang kita tinggali menjadi kota yang berkelanjutan dalam hal smart economy, smart human capital, smart governance, smart mobility dan smart living.”

Berikut ini adalah Beberapa ide saya untuk peng-aplikasian teknologi di daerah.

*-Meng Online kan Produk Lokal

Salah satu fungsi utama Taman Pintar adalah pusat kegiatan masyarakat, karena itulah lewat taman ini diharapkan pemerintah membentuk tim sekaligus jadwal rutin even UKM, Kuliner, Kesenian dll untuk kemudian dipromosikan lewat media Online. diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut produk lokal dan kesenian lokal dapat terkekspos shingga mampu menarik turis dan meningkatkan penjualan.

*Aplikasi Seputar Kota

Semakin mudah masyarakat terhubung dengan pemerintah maka akan semakin mudah pula aspirasi dan saran tersampaikan. Agar hal tersebut dapat terwujud dengan efektif,  salah satu cara terbaiknya adalah dengan membuat aplikasi smartphonenya. Nantinya dalam aplikasi tersebut memuat berbagai informasi seputar Kota dan Desa seperti peta, tempat penting, Forum hingga nomer kontak penting Kota dan Desa.

Nah dengan adanya fasilitas seperti itu masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi dengan pemerintah setempat untuk melaporkan berbagai keluhan dan saran.

*-Meningkatkan Kualitas lingkungan dengan Manajemen Sampah

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi kalau sampah itu adalah suatu hal yang kerapkali menjadi bahan perdebatan. Pasalnya dampak yang dihasilkan Sampah itu begitu terasa (tak enak dilihat, tak enak dirasa, dan tak enak dihirup) karena itulah pemerintah harus tegas dalam menindak mereka yang sembarangan membuang sampah.

Tempat pembuangan sampah yang benar serta pengelompokan jenis sampah seringkali diabaikan oleh masyarakat, hal itu dibuktikan dari banyaknya sampah yang dibuang ke kali ataupun saluran air. Mirisnya lagi mereka yang menjadi pelaku pembuangan sampah sama sekali tidak merasa malu. “ Buang sampah di kali itu wajar” mungkin begitu pikir mereka.

Karena itu, lewat aplikasi “seputar kota” yang saya sebutkan sebelumnya warga bisa melaporkan mereka yang membuang sampah sembarangan tanpa takut (mungkin bisa dengan mengupload fotonya dsb). Dan mereka yang ketahuan melanggar akan mendapatkan hukuman (entah itu dipersulit proses admistrasinya, terhambatnya pembagian beras pemerintah dll).  Hal sebaliknya bisa diberikan kepada yang mau menyempatkan mengelompokkan sampah sesuai jenisnya. Untuk mereka ini nantinya akan diberikan poin tambahan dan kemudahan admistrasi.

*-Informasi Bencana Alam  terupdate dan terpercaya

Sebagai salah satu warga Lombok saya tahu betul bagaimana vitalnya peran informasi bencana alam (gempa misalnya) disaat kritis seperti waktu lalu. Bayangkan saja Sobat hanya dengan satu pesan HOAX saja mampu memicu berbagai kepanikan dikalangan masyarakat, karena itu sangat perlu pemerintah membuat portal informasi terpercaya dan mudah diakses agar masyarakat tidak terganggu oleh info HOAX. Salah satu caranya mungkin bisa di hubungkan dengan aplikasi smartphone “Seputar Kota” yang jelaskan sebelumnya.

Smart City bukanlah membuat kita modern hingga menjadi jauh dengan alam, sebab konsep Smart City yang sebenarnya adalah membuat kita modern sambil merangkul mesra alam.

Sebenarnya masih banyak ide yang ada di otak ini, namun karena keterbatasan waktu  saya hanya bisa menulis sebagian saja. 4 point tersebut adalah  yang menurut saya berada di prioritas teratas, semoga seluruhnya bisa terwujudkan. Aamiin aamiin.

Salam blogger dan salam Hoki.

Advertisements

Ilustrasi ini tunjukkan Berbagai Hal Keren Yang Bisa Sobat Lakukan Dengan­ Honor 8X”


Pengaruh Teknologi di Zaman “Now”

Teknologi di masa ini telah menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita sebagai manusia.

Hm…

Tidak percaya? Coba saja tengok peran smartphone sekarang.

Perangkat elektronik yang berfungsi sebagai media (Pembuat, Pengumpul, serta Penyebar informasi) itu kini posisinya sudah hampir berada pada level “Kebutuhan Pokok Manusia”. Pengaruh Smartphone ini terhadap gaya hidup manusia tidak main-main loh Sobat, dengan segala fungsi dan kemampuannya untuk mempermudah aktivitas kita sehari-hari membuat Gadget ini tak hanya populer dikalangan Remaja dan ABG saja, mereka yang berusia lanjut hingga anak-anak pun tak lepas dari pengaruh gawai canggih ini.

Ah… masa iya Anak-anak juga?

Yups! Alasannya sederhana, karena Smartphone yang beredar saat ini mempunyai fitur ‘multimedia’ sangat lengkap.  Sobat bisa mendapatkan apa saja yang Sobat inginkan hanya dalam satu smartphone saja, mulai dari musik, gambar, video hingga game semuanya ada. jadi jangan heran jika saat ini peran televisi mulai tergantikan oleh gawai elektronik pintar ini.

Lampaui Batas dengan Honor 8X

Besarnya pengaruh Smartphone terhadap kehidupan manusia terkadang membuat kita tak sadar kalau kinerja dan aktivitas sehari-hari kita pun bisa berubah tergantung kinerja Smartphone yang dipakai.

Hah…?!

Hehehe silahkan bilang saya ‘Lebay’ tapi itulah fakta yang saya lihat dan terjadi di lingkungan sehari-hari.

Masa sih..?

Sobat masih tidak percaya? Oke beberapa ilustrasi berikut akan membantu Sobat untuk mengetahui bagaimana gaya hidup dan kinerja seseorang bisa dipengaruhi oleh Smartphone mereka, cekibrot:

Desain

Salah jika Sobat hanya menganggap Smartphone saat ini hanya dipakai sebagai alat komunikasi saja, karena buat sebagian orang Smarthpone itu juga bisa dijadikan untuk item gaya.

  Continue reading “Ilustrasi ini tunjukkan Berbagai Hal Keren Yang Bisa Sobat Lakukan Dengan­ Honor 8X””

Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria


Apakah Sobat pernah merasakaan berada di posisi seperti itu?

Tidak pernah? Berarti Sobat keren sekali…!

Kalau saya?

Jujur  Saya pernah melakukannya.

Suatu tindakan yang agak kekanakan memang, tapi semua itu ada alasannya Sob. Kejadiannya 2 tahun lalu saat ibunda tiba-tiba divonis penyakit yang tak pernah diduga, saya ingat betul pada hari itu semua rasa negatif (kesal, frustasi bahkan menganggap Tuhan itu tak adil) berkumpul menjadi satu. Pasalnya selama ini saya merasa telah melakukan hal terbaik untuk menjaga kesehatan Ibunda tercinta, tapi kenapa pada akhirnya tetap saja beliau bisa terkena stroke. Saya benar-benar kesal dan kecewa saat itu.

 Hei.. Bukankah sebagai mahluk kita tidak bisa mendahului kehendak sang pencipta?

Benar Sobat, saya tahu akan hal itu. Hanya saja saya merasa gagal, Continue reading “Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria”

Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018


“beda zaman, beda pula cara perayaannya”

Ungkapan tersebut tampaknya bukanlah sekedar kalimat tanpa makna, perbedaan selera antar generasi itu benar-benar Ane rasakan saat ini. Tak usah jauh-jauh untuk mencari contohnya, karena dari selera mencari tempat rekreasi saja hal itu sudah terlihat. Bagi generasi 90-an misalnya, tempat ideal untuk rekreasi itu adalah yang memiliki pemandangan bagus (pantai, museum pegunungan sudah oke).

Lalu bagaimana dengan Generasi Milenial?

Sebenarnya selera mereka tak jauh berbeda dengan Gen 90, hanya saja itu belum cukup untuk standar anak-anak  jaman “Now”.

Kenapa?

Karena mereka biasanya akan lebih tertarik pada tempat wisata yang menawarkan keindahan serta even menarik didalamnya seperti acara musik, pameran dan lainnya.  Perlu untuk Sobat ketahui, selain eksis di dunia maya Generasi millenial itu juga sangat senang menjadi ‘Reporter’ dadakan.

Festival KarimunJawa 2018

Sadar dengan tren tempat wisata Jaman ‘Now” Pemerintah Kabupaten Jepara (Jawa Tengah) pun segera bersolek dan berbenah diri untuk menyiapkan tempat yang sesuai dengan minat generasi Millenial.  Diadakannya Festival Karimunjawa 2018 pada 25 September hingga 30 September adalah salah satu contohnya. Continue reading “Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018”

CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK


Dulu saya selalu  berpikir kalau inspirasi itu hanya bisa datang dengan melakukan hal-hal yang serius saja, seperti membaca buku tebal karya penulis terkenal, berguru langsung pada seorang master atau malah keluar dari rumah untuk kemudian menyatu dengan alam.  Tapi tampaknya dizaman “now” ini semua yang pernah saya bayangkan dahulu telah terbantahkan semuanya.

Sobat mungkin tak akan menyangka kalau berbagai inspirasi yang saya dapatkan untuk membuat artikel serta komik sebenarnya berasal dari sesuatu yang simpel sekali. Dari sebuah konten yang mungkin hanya dianggap angin lalu oleh sebagian orang.

Ya.. itu adalah dari iklan lapak online bukalapak yang anti mainstream “Gilanya” 😀 😀 😀

Continue reading “CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK”

Cara Kreatif Meracik Galau Menjadi Konten Ngeblog yang Menarik


Pernah nggak Sobat merasa Galau saat ngeblog…?

Hayo jujur…

Hehehe…  Kalau saya sih pernah, sering banget malah. 

“Bukankah Galau itu biasanya hanya menyerang blogger pemula saja?” begitulah yang saya kira pada awalnya, tapi kenyataan justru berkata lain. Buktinya walaupun sudah cukup lama ngeblog ternyata saya masih sering juga tuh terkena virus galau saat akan menulis artikel. Jadi kesimpulannya Galau itu adalah suatu kondisi yang bisa menyerang blogger mana saja nggak peduli sudah seberapa lama ia sudah ngeblog.

Nah…. Berdasarkan pengalaman pribadi tersebut, berikut ini saya coba urutkan beberapa faktor utama yang sering membuat blogger Galau saat menulis artikel:

Mood

Jujur saja, Galau yang disebabkan karena ‘mood’ ini adalah yang paling mengesalkan. Kenapa? Karena ‘mood’ ini bisa mengubah segalanya dalam sekejap.

Beberapa waktu lalu saya pernah berencana untuk membuat tulisan berupa kumpulan cerita lucu tentang kehidupan santri di pondok pesantren. Saat itu berbagai macam ide, joke, ilustrasi dan alur cerita sudah tergambar jelas dalam otak ini, Intinya semua sudah oke tinggal eksekusi (diketik) saja. Tapi siapa sangka gara-gara membaca berita tentang kekalahan tim sepakbola yang saya sukai mengubah segalanya. Rasa kesal yang berlebihan sukses membuat saya ‘Baper’ dan kehilangan minat untuk menulis. Alhasil sampai sekarang tulisan tentang  pondok tersebut nggak pernah terealisasi. #BaperMembawaDuka Continue reading “Cara Kreatif Meracik Galau Menjadi Konten Ngeblog yang Menarik”

TAK GEMPA, MAKA TAK TANGGAP


Entah kenapa setiap kali bicara tentang gempa maka pikiran saya langsung tertuju ke Jepang. Negara yang juga dikenal sebagai “negeri matahari terbit” memang acapkali mendapat serangan gempa. Bahkan saking seringnya hampir semuan bagunan terbaru di jepang telah didesain khusus sedemikian rupa agar tahan gempa.

Sebagaimana anak-anak lain pada umumnya, Rasa ingin tahu Ane terhadap Fenomena gempa yang terjadi di Jepang kian menjadi setelah sering melihat beritanya muncul dalam televisi dan Koran. Rasa penasaran itu pula yang kemudian membuat saya selalu bertanya kepada mereka yang lebih tua.

Percaya atau tidak, jawaban seperti komik itulah yang sering saya dapatkan dari orang-orang terdekat setiapkali bertanya tentang potensi terjadinya bencana gempa di pulau Lombok. Hehehe… ironis memang, walau jawabannya tidak ilmiah (baca: agak menyesatkan) tapi saya sangat senang mendengarnya.

Kenapa? Karena berkat jawaban itu keseharian saya menjadi tenang dan tak was-was dengan gempa.

Pola pikir masyarakat sekitar yang cukup santai terhadap kemungkinan bencana itu membuat pembangunan pun menjadi “simple” atau mungkin lebih tepatnya “Cuek”. Bagaimana tidak Sobat? Buat  beberapa warga membangun rumah di atas lahan yang agak miring bukanlah hal yang aneh, membangun rumah dibawah perbukitan pun juga adalah hal yang lumrah, bahkan membangun rumah tepat dipinggir kali juga bukanlah hal yang harus ditakutkan, “Everywhere is OK”  #LuarBiasa

“– Hingga kemudian gempa berskala 6,8R, 7R, 5R, 4R datang bergantian menyapa masyarakat Lombok. Rentetan Gempa ini mengkibatkan Ribuan rumah hancur, Ratusan Nyawa melayang, berbagai Fasilitas Umum Rusak dan menyebabkan banyak kerugian lainnya –“

 

Bencana Gempa yang dialami Lombok dibulan agustus 2018 lalu meninggalkan banyak sekali kesedihan, kehilangan, kerusakan, kematian dan pastinya pengalaman berharga. Dari sinilah masyarakat kemudian mulai menyadari akan pentingnya untuk mengenali Budaya Sadar Bencana agar bisa meminimalisasi berbagai dampak yang disebabkan bencana.

Kenapa kita harus menerapkan budaya sadar bencana? Kenapa tidak pemerintah saja yang memberikan peringatan dini kepada warga?

Jika saja bencana itu bisa diprediksi menggunakan teknologi maka hal itu pasti akan dilakukan. Namun faktanya berbagai negara yang memiliki teknologi canggih pun nyatanya tak ada yang mampu memprediksi terjadinya bencana. Karena itulah penting bagi kita untuk mengenali bencana dan tanggap dalam bertindak.

Lalu hal apa saja yang harus kita lakukan ketika berhadapan dengan gempa?

Berikut beberapa tindakan yang sebaiknya Sobat lakukan sebelum, ketika dan setelah menghadapi gempa:

Tindakan Persiapan Sebelum Gempa

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, tak ada yang tahu kapan bencana bisa terjadi karena itu penting untuk menyiapkan Senter, Korek Api, Lilin dan beberapa persediaan makanan.

Tindakan Saat Gempa

-1. Tenang

Jujur saja, berdasarkan pengalaman pribadi di Lombok point ini sangat mudah untuk ditulis namun sangat SULIT untuk diterapkan! karena itu diperlukan latihan yang memadai agar Sobat dapat menguasainya.

Kenapa kita harus bersikap tenang?

Dengan bersikap tenang Sobat dapat meminimalisasi kepanikan dan kerusakan akibat bencana. Kenapa? karena Banyak orang ketika menghadapi gempa hilang fokusnya yang malah dapat semakin membahayakan. Misalkan selagi memasak didapur terjadi gempa, sebagian orang ada yang langsung berlari keluar rumah tanpa mematikan terlebih dahulu kompornya. Disinilah letak pentingnya ketenangan.

-2. Berlindung ke Tempat Evakuasi/Ideal

Tanah Lapang atau tempat terbuka adalah yang pertama kali harus dituju ketika terjadi gempa. Tujuannya agar Sobat tidak terkena reruntuhan bangunan.

Lalu bagaimana jika saat gempa kita tengah berada dalam suatu gedung tinggi?

Ada beberapa hal yang bisa Sobat lakukan:

-1. Berlindung dibawah meja, kursi atau benda yang dapat melindungi dari reruntuhan

-2. Jangan berlindung di tempat yang memiliki banyak bahan kaca, untuk meminimalisir pecahan kaca melukai tubuh

Tindakan Setelah Gempa

-, Kenali Berita HOAX

Berdasarkan yang terjadi di Lombok, yang seringkali dirasakan orang-orang setelah gempa adalah trauma, Shock, hingga rasa takut yang berlebih. efek dari Apa yang saya sebutkan tadi bisa bermacam-macam  karena memang dampak bencana setiap orang itu berbeda. Tapi tahukah Sobat situasi bencana ternyata seringkali dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk membuat suasana menjadi kacau.

Maksudnya..?

Jadi selepas terjadi gempa banyak sekali berita simpang siur yang tak jelas asal usulnya mengatakan akan terjadi gempa susulan yang jauh lebih besar. Hal tersebut membuat banyak orang ketakutan hingga meninggalkan rumahnya tanpa penjagaan yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Karena itu jangan mudah terpercaya oleh berita tak jelas, mari kenali bahayanya kurangi resikonya Biasakan untuk bertanya kepada pihak resmi yang bersangkutan untuk info terbaik.

Nah..  itulah beberapa hal yang perlu Sobat persiapakan dan perhatikan untuk menghadapi bencana Gempa (Smoga Tak terjadi lagi, Aaamiin!)  lebih kurangnya Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya. Aamiin Aamiin Ya Rabb

Kesimpulan:

  1. Biasakan tenang dalam kondisi apapun
  2. Jangan mudah terpancing oleh informasi HOAX
  3. Bantu berikan pemahaman kepada masyarakat tentang berita palsu yang beredar

Saran:

  1. Pemerintah perlu menerapkan budaya sadar bencana sejak dini
  2. Menyediakan pusat informasi yang mudah diakses agar masyarakat tak terpengaruh informasi palsu

oh iya ini tambahan  komik dengan niatan untuk memotivasi diri agar tak saling menyalahkan satu sama lain

Tips Jitu Tolak Bala Dengan Allianz Allisya Protection Plus


-Menikmati Hidup

Hidup di dunia sejatinya adalah perjuangan, karena itu sah-sah saja jika kemudian kita melakukan perayaan atas pencapaian yang diperoleh. Yaa.. sebab itu adalah salah satu bentuk cara menikmati hidup. Iya kan?! ^_^

Tapi yang perlu Saya dan  Sobat sadari sekarang adalah bagaimana cara kita menikmati hidup itu.

Memangnya kenapa?

Karena terkadang cara kita dalam merayakan sesuatu itu salah.

Salah…?

Benar Sobat, Tak jarang dalam menikmati hidup ini kita terlalu berlebihan. Berlebihan dalam mengeluarkan biaya adalah contoh yang paling umum. Dan jujur saja, saya pernah menjadi salah satu orang yang termasuk dalam kriteria itu.

Pernah suatu kali ketika merayakan keberhasilan menjadi juara saya menghamburkan uang tanpa perencanaan, yang terpikir saat itu hanya “ah… yang penting hepi, uang bisa dicari lagi”

Memang tidak ada hal buruk yang terjadi setelah itu, namun pelan tapi pasti pola pikir saya menjadi berubah. Saya seperti mengabaikan masa depan dan hanya terfokus pada saat ini saja. Simpelnya “Apa yang didapat hari ini, dihabiskan untuk hari ini juga” Continue reading “Tips Jitu Tolak Bala Dengan Allianz Allisya Protection Plus”

Ayo BerkenalanDenganWritingthon Asian Games 2018


Hay kawan, tahukah kamu Asian Games itu apa? Asian Games merupakan kompetisi olah raga akbar yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali yang diikuti oleg negara yang ada di Asia. Kegiatan ini merupakan acara sakral yang sangat ditunggu setiap negara di wilayah Asia. Selain sebagai ajang untuk berkompetisi memperebutkan kemenangan pada setiap cabang lomba, tetapi menjadi salah satu wadah untuk bersiluturahmi antar negara di Asia.

Pada Asian Games 2018, Indonesia menjadi tuan rumah perhelatanakbar ini. Menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan dan kebanggan bagi Indonesia. Selain itu, dengan ajang ini pemerintah mempromosikan tempat wisata yang ada di seluruh Indonesia yang dapat di nikmati para wisatawan dari mancanegara, sehingga perputaran uang yang masuk ke Indonesia dapat meningkatkan perekonomian negara.  Sungguh Asian Games ini banyak manfaatnya bagi masyarakat dan negara.!!!

Setelah tau apa itu Asian Games, apakah kamu sudah siap untuk mendukung atlit Indonesia yang akan berlaga nanti? Karena Indonesia adalah tuan rumah dari Asian Games 2018 sudah wajib yah kawan semua dari seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan. Semangat perjuangan dan dukungan kita akan menjadi semangat kobaran api dalam diri atlit yang akan berlaga. Pemerintah tidak ingin hanya pemerintah yang berpartisipasi dan merasakan euforia dari Asian Games 2018 oleh karena itu digalakkanlah sebuah kampanye Ayo Dukung Bersama!

Ayo dukung bersama merupakan suatu gerakan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia agar berpartisipasi dalam Asian Games 2018. Pemerintah beserta jajarannya pun mencari cara agar masyarakat mau berpartisipasi. Dukungbersama.id telah membuat sebuah infografis mengenai apa saja yang dapat dilakukan masyarakat Indonesia dalam menyukseskan Asian Games 2018.

Beberapa di antaranya adalah ikut menjadi volunteer, membeli produk UKM, ikut torch relay. Selain itu bisa pula dengan mengikuti perlombaan. Lomba? Hah? Apakah yang dimaksud adalah berlomba langsung dalam Asian Games 2018? Oh tentu tidak! Perlombaan yang dimaksud adalah perlombaan online yang terdiri dari kompetisi foto, kompetisi video, kompetisi kreasi gapura, bahkan lomba writing marathon. Hah? Writing Marathon? Lombanulis sambil marathon?

Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Bitread Publishing membuat event Writingthon Asian Games 2018 untuk mendukung Asian Games 2018. Writingthon (Writing Marathon) adalah sebuah event kepenulisan yang terinspirasi dari Hackaton (Hacking-Marathon). Para peserta nanti akan dikarantina dan diberikan tantangan kepenulisan, output dari program ini adalah buku yang disusun secara kolektif oleh para pesertaWritingthon.

Writingthon Asian Games 2018 dibagi 2 kategori yaitu Blogger dengan tema“Dukung Bersama Asian Games dari Daerahku” dan kategoriPelajar/Mahasiswa“Aku Bangga Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games”.

Peserta yang terpilih dalam kegiatan Writingthon Asian Games akan melaksanakan Karatina dari tanggal 15-19Agustus 2018 di Jakarta dan menyaksikan langsung pembukaan Asian Games 2018 pada tanggal 18 Agustus 2018 di Gelora Bung Karno. Selain itu peserta berhak mendapatkan hadiah, transportasi, akomodasi, tiketpem bukaan Asian Games 2018, sertifikat serta bukti terbit buku Writingthon Asian Games 2018.

Sekitar 68 orang yang naskahnya terpilih per provinsi dan kategori sedangmelaksanakan Karatina kepenulisan Writingthon Asian Games 2018 di Hotel Millennium, Jakarta Pusat daritanggal 15-18 Agustus 2018. Hari pertama peserta dijemput dari bandara Soekarno Hatta menuju ke hotel Millennium untuk melakukan registrasi peserta Writingthon Asian Games 2018, setelah itu peserta menerima materi dari Bitread Publishing serta pengenalan dan menceritakan pengalaman mengikutiWritingthon Asian Games hingga perjalanan menuju tempat karatina. Sharing pengalaman yang luar biasa dari berbagai provinsi, salah satunya kak Johan peserta Writingthon Asian Games 2018 kategori Blogger dari Papua Barat yang begitu antusias mengikuti karantina Writingthon Asian Games ini sampai semua oleh-oleh khas Papua Barat. Selain itu ada beberapa manfaat yang diterima oleh peserta Writingthon Asian Games 2018, diantaranya :

  1. Mendapatkan teman baru dari berbagai provinsi
  2. Mendapatkan ilmu kepenulisan
  3. Mendapatkan Pengalaman Baru di Writingthon Asian Games 2018
  4. Mengikuti karantina tentang kepenulisan
  5. Menyaksikan secara langsung pembukaan Asian Games 2018

Writingthon Asian Games 2018: Dukungan Penuh untuk Asian Games 2018 dari Lombok


Siapa yang menyangka kalau yang awalnya menulis artikel Asian Games 2018 ini dengan niat ala kadarnya kemudian malah berakhir dengan semangat yang menggebu-gebu,

 

hehehe.. Ane pun sebenarnya nggak menyangka hal itu terjadi, tiba-tiba mengalir ekstrim begitu saja tanpa rencana,  semuanya bermula setelah Ane menyaksikan secara langsung sebuah momen keren

Momen Apakah itu?

Pawai obor Asian Games 2018 yang melewati lombok

Saat itu siang hari begitu panas,tapi walau begitu gelaran pawai obor Asian Games 2018 tetap akan dilakukan.

“wuih…” ketika membaca berita tentang itu Ane sempat ingin mengurungkan niat, ya.. alasannya karena saat itu lombok sedang dalam masa kemarau yang super super….,

“cuaca panas seperti ini mana ada yang mau menonton” begitu pikir Ane dalam hati.

Tapi karena dipaksa oleh adik (oh iya, dia juga ikutan even bitread writingthon Asian Games 2018 juga tapi nggak lolos) yang ingin mendokumentasikan gambar, Ane sebagai kakak yang baik pun akhirnya terpaksa mengalah.

Selepas Dzuhur Ane berangkat dengan setengah sangat bersemangat

Dan yang terlihat di TKP pun ternyata bayangkan terbalik 180 derajat,

Ane salah, salah banget! karena telah meremehkan minat orang-orang terhadap Asian Games 2018 ini, jangan kan bisa sampai di Tempat utama, jalanan kecil yang bukan jalur utama pun sudah penuh oleh berbagai macam orang.

“Astaga wajah semuanya terlihat bersemangat…..” Ane takjub, mereka benar-benar mengabaikan cuaca panas saat itu. kalian Semua super sekali.!

Akhirnya Setelah berdesakan disana-sini Ane akhirnya bisa bernafas lega, dan dapat tempat yang pas buat foto di depan, asek asek……. Ane sukses dapat gambar mbak polwan yang cantik. #rezekianaksoleh

Asyik dong…

Pastinya…

Satu hal yang paling berkesan saat mengikuti even ini adalah bisa melihat mbak polw eh.. obor Asian Games 2018  dan antusiasme masyarakat Lombok khususnya (NTB) secara langsung. Ane yang tadinya menyangsikan semangat mereka akhirnya harus malu sendiri karena semuanya terbukti salah.

Dalam satu even ini Banyak sekali pelajaran dan momen berkesan yang Ane dapatkan, mulai dari semangat menulis yang semakin membara  sampai dengan bukti antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap even internasional ini. Super keren-keren….!

Sesampainya dirumah semangat Ane untuk menang dan terpilih semakin menjadi-jadi, efeknya ane jadi minta dukungan doa dari semua orang (ibu, pama, bibi, kakek, nenek, gebetan sampai mantan) pokoknya apapun dilakukan agar hasil yang didapat bisa maksimal. (sekedar info sewaktu pawai obor ini dilaksanakan deadline writingthon untuk blogger sudah ditutup, jadi tinggal menunggu pengumuman saja)

Dan hari yang ditunggu pun tiba, pelan tapi pasti ane mulai membuka web resmi bitread untuk mencari tahu pemenang kategori blogger dan “Tadaaa…………” Alhamdulillah nama Ane muncul sebagai salah satu pemenang. Thankyou….!

Hohoho… sekarang sampai disini dulu ya, cerita berikutnya nanti akan menyusul setelah mendapat pengalaman karantina di Jakarta ^_^