3 Alasan Kenapa Traveloka Xperience Harus terInstall di Smartphone Kamu! Terutama Blogger!!


Aktivitas utama seorang blogger itu kan sejatinya adalah menulis, mungkin karena hal itu orang-orang di lingkungan saya yang baru mengenal istilah blogger kadangkala salah menyangka kalau pekerjaan saya itu sama seperti tukang ketik skripsi hehehe….

Kalau di pikir-pikir Prasangka itu masuk akal juga sih, karena memang secara visual hampir tak ada beda aktivitas yang di lakukan blogger dengan orang-orang lainnya yang tengah menulis di laptop/PC. Nah yang menjadi beda mungkin ada pada pilihan tema tulisan, media publikasi dan “deadline” yang kerapkali menyertai blogger.

Blogger dan Kesulitannya

Oh iya kalau berbicara tentang tulis menulis, apa yang di tulis blogger itu juga tak sesederhana kelihatannya loh, karena biasanya dalam membuat satu tulisan seorang blogger perlu mengumpulan materi atau riset terlebih dahulu.

Bahkan ketika materi telah terkumpul pekerjaaan belumlah selesai, blogger harus mampu merangkai bahan-bahan yang ada menjadi tulisan yang menarik untuk di baca. Untuk blogger profesional menulis artikel sederhana mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja, tapi untuk blogger seperti saya butuh waktu berhari-hari untuk menghasilkan satu artikel.

Menulis artikel mungkin terlihat gampang, tapi tahukah Sobat aktivitas ini juga mampu mendatangkan stress…?

Percaya atau tidak menemukan judul artikel yang tepat adalah aktivitas yang paling menghabiskan waktu, entah kenapa ketika judul dari artikel yang akan di buat belum tepat saya tidak bisa fokus untuk melanjutkan menulis isinya. Sampai saat ini Rekor terlama saya untuk menentukan judul artikel adalah 5 jam hehehe…

Hal yang membuat stress selain judul adalah “Deadline” atau batas waktu penulisan. Saya sering mendapatkan “Deadline” yang sangat mepet, jadi pernah beberapa waktu lalu  ada artikel yang batas pengiriman tulisannya pukul 23.59 malam sedangkan saya di beritahukan infonya oleh admin pukul 12.53 siang. Alhasil 10 jam sisa waktu tersebut total di gunakan sepenuhnya  untuk menyelesaikan artikel. Fiuuh benar-benar melelahkan……!

Hal-hal seperti inilah yang kadangkala menjadi masalah bagi blogger dan mungkin penulis lainnya.

Lalu bagaimana cara mengatasi rasa stress itu?

Setiap blogger punya cara tersendiri untuk mengatasi stress yang di hadapinya, tapi tahukah Sobat walaupun nama dan cara yang di lakukan berbeda, inti dari metode itu sama yaitu “Memberikan Apresiasi Pada Diri Sendiri”.

berikut 3 cara yang sering saya lakukan untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan semangat menulis setelah di serang rasa lelah dan Deadline:

Cara 1: Makan makanan Favorit

“Apapun Deadlinenya Solusinya Makan” hahaha… tapi memang benar sih, saat ide tidak bisa muncul maka mengkonsumsi makanan favorit (sate, nasi goreng, mie goreng) adalah jalan terbaik untuk memancingnya (dan sebagian besar selalu sukses).

Cara 2: Nonton film

Menonton film (terutama bergenre komedi) selalu sukses membuat pikiran menjadi segar kembali,  metode ini mampu menghilangkan rasa suntuk setelah seharian bergelut bersama artikel, oh iya setelah menonton film biasanya banyak ide baru bermunculan yang siap di tuangkan dalam tulisan.

Cara 3: Jalan – jalan sambil cuci mata

Apa yang Sobat lakukan ketika stress menghadang? Kalau saya sih tinggal nyalakan motor kemudian pergi berkeliling untuk menikmati suasana alam pedesaan. Tidak perlu pergi ke tempat yang jauh, melintasi jalanan yang di kelilingi sawah selama setengah jam sudah cukup untuk menghilangkan stress.

Traveloka Xperience dan Blogger

Apa jadinya kalau ada aplikasi yang mampu membantu blogger menghilangkan stressnya,  pasti menarik bukan..?

nah.. kabar gembiranya aplikasi itu benar-benar ada, adalah Traveloka yang menyediakannya.

Sobat tentu tahu dong dengan Traveloka, salah satu penyedia tiket online Indonesia yang begitu populer saat ini punya menu baru dalam aplikasinya yang bernama “Traveloka Xperience”.

“Eh sebentar, memangnya traveloka ini terpercaya..?”

Pastinya dong, saya masih ingat pertama kali saya naik pesawat sendiri menggunakan jasanya pada tahun 2014, saat itu tanpa adanya rekomendasi atau membaca review dari manapun saya nekat untuk memesan tiket dari traveloka, Alhamdulillah keberangkatan dari Lombok ke Jakarta dan sebaliknya berjalan dengan lancar. Serius Sobat .. ^_^

“Oke, Sekarang Traveloka Xperience ini sebenarnya apa sih..?!”

Traveloka Xperience adalah menu baru di aplikasi Traveloka yang memungkinkan kita untuk menemukan berbagai jenis aktivitas liburan dan gaya hidup di Asia Tenggara (atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop) dengan mudah.

Bayangkan saja hanya dengan beberapa “klik” ribuan pilihan pengalaman wisata di seluruh dunia langsung bisa di temukan dengan cepat. Dilengkapi dengan 6 pilihan bahasa tentunya akan membuat proses pemesanan semakin cepat dan praktis. Oh iya aplikasi ini juga didukung oleh metode pembayaran beragam serta customer service yang selalu siap selama 24/7. Keren kan..?!

“Lalu bagaimana aplikasi ini bisa menolong blogger?”

Ada 3 alasan kenapa blogger harus punya aplikasi Traveloka di Smartphonenya,

Mempermudah menghilangkan Stress

Sebagaimana yang sudah saya ceritakan sebelumnya, stress itu bisa datang kapan saja, bahkan tak jarang saat tengah pembuatan artikel ia muncul. Ini adalah masalah besar, karena kalau tak segera di tangani artikel yang di buat bisa gagal (saya pernah mengalaminya).

Aplikasi Traveloka Xperience punya solusi untuk itu, dengan banyaknya pilihan kategori yang ada (Atraksi, Bioskop, Event, Hiburan, Olahraga, Spa & Kecantikan, Taman Bermain, Transportasi, Tur, Pelengkap Travel, Makanan & minuman serta Kursus & Workshop) memungkinkan Sobat untuk lebih cepat mendapatkan solusi menghilangkan stress. Tinggal “klik” salah satu kategori dan berbagai pilihan terdekat muncul.

Kalau pilihan utama saya sih jelas antara “Bioskop antara Makanan & Minuman”.

Fleksibel dan Menguntungkan

Banyaknya pilihan kategori bermanfaat yang di miliki, mudah untuk di gunakan serta nggak ribet saat di bawa membuat aplikasi Traveloka Xperience ini sangat layak untuk menemani aktivitas Sobat kemanapun.

Hebatnya lagi ketika memesan tiket dengan aplikasi ini harga yang di tawarkan Xperience seringkali lebih murah dibandingkan dengan membeli langsung di tempat penjualan tiket “offlinenya”, tidak percaya? Coba deh install dan langsung buktikan sendiri.

Bikin PeDe

Pergi berbagai tempat untuk mengumpulkan bahan tulisan sudah menjadi hal yang lumrah bagi blogger, tempat wisata adalah salah satunya. Memang sih ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan di sana, tetapi akan beda ceritanya ketika mengunjungi tempat yang banyak turis asingnya. Jujur saja Saya merasa tak Pede.

Salah satu alasan utamanya adalah kemampuan bahasa inggris saya yang tak bagus. Sebelumnya sudah beberapa kali saya mendapat pertanyaan dari bule mengenai tempat wisata terdekat, alhasil karena bingung saya hanya bisa menjawab dengan senyuman canggung.#Hiksss #MaluAbis

Nah… dengan adanya Traveloka Xperience saya bisa mengubah situasi tersebut 180 derajat. Xperience membuat saya tak perlu lagi repot untuk menjelaskan, cukup arahkan bule tersebut untuk mengunduh aplikasi Traveloka dan “Tadaaa….!” Semua jawaban mereka tentang aktivitas wisata bisa terjawab dengan mudah. hehehe gak ribet dan ga perlu malu lagi ^_^ #XperienceSeru

Nah itu dia beberapa beberapa alasan kenapa Sobat perlu punya aplikasi Traveloka Xperience di smartphone.  Makanya yuk segera download dan buktikan sendiri kehebatannya Traveloka Xperience.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Salam blogger dan salam HOKI.

——————

Sumber artikel dan gambar

Traveloka apps

Dok. pribadi

Resolusi Tahunan Kamu Gagal? Salahkan Orang ini..!!!


 

Resolusi 2019 dan Orang yang Menggagalkannya

Membuat resolusi buat sebagian orang memang sudah menjadi agenda yang tak boleh dilewatkan di awal tahun, begitupula dengan saya.

Hanya sekedar iseng…? Oh tidak, Tentunya ada hal-hal baik dong yang membuat saya melakukan hal ini. yups…  sebagaimana saran dari orang-orang sukses, menulis resolusi adalah salah satu cara terbaik untuk menangkap target yang ingin dicapai. Alasannya simpel, karena dengan menulis resolusi kita jadi memiliki pedoman kerja.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Resolusi saya untuk tahun 2019 ini tidak banyak, hanya satu yaitu mengalahkan ‘Dia” yang selalu menggagalkan terwujudnya impian saya.

Terlihat aneh ya…?

Sobat mungkin berpikir kalau saya hanya mencari ‘kambing hitam’ atas kegagalan terwujudnya resolusi di tahun 2018. Eits… Anda Salah Sobat, karena faktanya memang ada peran serta seseorang dibalik kegagalan saya.

Tak percaya? Ini dia pelakunya….

Orang yang Menggagalkan Resolusimu bernama “Aku”

Yups..

Sobat tidak salah membaca, karena memang orang yang paling pertama menggagalkan terwujudnya resolusi adalah ‘aku’

Eh.. kok bisa? Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Sebenarnya penjelasannya sangat mudah kok,

Jadi ketika keinginan Sobat untuk mendapatkan/melakukan sesuatu muncul maka disaat itu pula orang bernama “aku” itu juga hadir (dalam pikiran). Tak hanya satu, ia bahkan bisa datang secara bergerombolan, sesuai dengan kondisi Sobat saat itu.

Misalkan jika Sobat ingin berolahraga maka yang muncul dalam pikiran adalah:

  • -Aku yang gemar menunda
  • -Aku yang malas
  • -Aku yang selalu mengeluh

Mereka semua itu akan terus berusaha menghalangi dengan berbagai cara agar keinginan Sobat untuk berolahraga hilang.

Masih teringat jelas beberapa waktu yang lalu saat saya berkeinginan untuk meng’upgrade’ skill desain dengan mengikuti kursus, namun setiap kali memikirkan itu selalu saja ada bisikan yang berkata “biaya kursus itu mahal” atau “kursus tidak menjamin kamu akan naik level”. Akhirnya saya mengurungkan niat untuk kursus.

Ah… seandainya saat itu saya sudah mengenal DUMET School pasti bisikan dari si “Aku” bisa saya abaikan karena faktanya DUMET School juga memberikan beberapa materi kursus gratis dan alumninya pun banyak yang sukses. Klik disini untuk melihat testimoninya

Tips Jitu Mengalahkan “Aku”

Oke… Saya akui kalau “Aku” itu adalah musuh yang tangguh, tapi walau begitu bukan berarti dia nggak bisa dikalahkan.

Akhirnya setelah bergelut, bertarung, bertanding  dengannya saya akhirnya menemukan 3 tips jitu untuk mengalahkannya agar resolusi tahunan kita bisa terwujud, tak usah berlama-lama ini dia tipsnya:

Tips jitu 1 : buat skala prioritas

Usahakan untuk awalnya buat dulu Resolusi yang paling utama dan masuk akal untuk Sobat dapatkan. Artinya jangan langsung berharap ingin mendapatkan mobil kalau saat ini masih sulit untuk mendapatkan motor.

Eitss… jangan salah ya, ini bukan berarti membatasi impian Sobat, hanya saja jika impian terlalu tinggi akan lama untuk diwujudkan hingga membuat si “Aku yang pesimis” mematahkan impian Sobat.

Jadi baiknya pecah dulu mimpi besarmu menjadi lebih kecil agar lebih mudah untuk diwujudkan.

Tips jitu 2 : berikan penghargaan untuk Diri Sendiri

Sobat perlu tahu nih, menurut peniliti dengan memberikan penghargaan kecil tapi sering pada diri sendiri itu bisa meningkatkan motivasi loh. Karena itu jangan pelit kepada diri sendiri, cobalah berikan apresiasi di setiap pencapaian yang didapatkan.

Tidak perlu mahal, semangkuk bakso misalnya untuk keberhasilan mengikuti tantangan menulis artikel, atau contoh yang terbaik seperti menghadiahkan diri untuk ikut kursus di DUMET School setelah berhasil memenangkan lomba blognya.

Simpel kan…? ^_^

Tips jitu 3 : Lingkungan yang Positif

Sehebat-hebatnya tipu daya si “Aku” pasti akan kesulitan menembus lingkungan yang positif. Artinya penting sekali berada bersama teman-teman yang berpikiran optimis dan positif agar motivasi Sobat  untuk mewujudkan resolusi tetap terjaga.

Nah.. kabar baiknya, jika kebiasan positif Sobat sudah tertanam kuat bukan tidak mungkin jika nanti justru si “Aku” yang akan terpengaruh, jadinya nanti dia yang akan selalu mengajak Sobat untuk maju.

Jadi gimana? masih mau kalah sama si “Aku”? atau jadikan si “Aku” partner yang menemani berjuang? Yuk ah mulai action dari sekarang!!

PAYFAZZ dan Cerita Hoki di Akhir Tahun


Hayo ngaku….!  di zaman “now” kalian pasti menganggap kalau paket data internet itu sudah seperti kebutuhan pokok kan….?

Udah deh nggak usah ngelak lagi… akui aja, karena memang itu fakta yang ada dilapangan. Aku pun termasuk salah satu orang yang nggak bisa lepas dari internet.

Kok bisa ketergantungan gitu sih…?

Habisnya mau bagaimana lagi Coba?

Mau kerja? Semuanya dilakukan lewat internet
Mau belanja? Transaksinya lewat internet
Mau rekreasi? Cari infonya lewat internet
Mau traveling? Beli tiketnya lewat internet
Mau makan? Mau Bisnis? Atau Mau Cari Pacar? Semuanya lewat internet.

Continue reading “PAYFAZZ dan Cerita Hoki di Akhir Tahun”

4 ALASAN KENAPA TRUPARK MUSEUM HARUS MASUK KE LIST TEMPAT LIBURAN KAMU !!!


Libuurr telah tibaaa

Libuurr telah tibaaa

Hooree! Hooree! Hoorrree! … “

Yuuhuu, siapa sih yang nggak suka sama yang namanya liburan?

Aku, kamu, kita sama-sama ssuuukkaa~ 😀

Eeiitts, ngomongin tentang liburan, kamu sudah punya list tempat liburan belum?

 

Belum punya tujuan liburan? Cobain yuuukk, wisata sambil liburan di TRUPARK MUSEUM

Kenapa harus di trupark museum?

Hayoo, kalian pasti kudet niiiih yaa. Sekarang TRUPARK MUSEUM itu menjadi salah satu tujuan wisata yang BOOMING banget di pencarian Internet lho!

Selain itu, ini nii aku kasih tau 4 alasan, kenapa sih kamu harus liburan ke TRUPARK MUSEUM

——————————–[]——————————–

Pertama, bisa berlibur sambil mendapatkan ilmu

Seperti kata pepatah, sambil menyelam minum air

Well, seperti itu juga berwisata ke TRUPARK MUSEUM ini kawan.

Selain dapat memanjakan mata dengan koleksi-koleksi batik yang sangat luar biasa, kamu juga bisa mendapat tambahan wawasan juga ( Bonus, disini kamu juga bisa dapat gebetan loh)

Di Trupark museum kita bisa belajar sambil berwisata sebab instalas-instalasi disini tidak hanya menarik tapi juga memiliki makna yang dalam. Seperti halnya instalasi City of Batik yang menampilkan balok-balok berbalut kain batik yang disusun sebagaimana rupa sebagai penggambaran kota Cirebon yang berjuluk kota batik

Continue reading “4 ALASAN KENAPA TRUPARK MUSEUM HARUS MASUK KE LIST TEMPAT LIBURAN KAMU !!!”

(AADS) Ada Apa Dengan Sayur?


Komik diatas Adalah dongeng yang dahulu seringkali diceritakan oleh Ayah dan Ibu setiap kali aku menolak untuk memakan sayur–sayuran yang sudah dihidangkan dalam piring.

Apakah berhasil?

Wohoho.. Tentu tidak dong, agar bisa keluar dari situasi tersebut aku akan mengeluarkan berbagai macam cara, bahkan kabur sekalipun akan kulakukan demi menghindari makanan yang bernama sayur itu.

Memang sih… kata orang sayuran itu punya banyak sekali kandungan gizi dan vitamin, bahkan ada juga yang bilang kalau dengan mengkonsumsi sayuran bisa membuat kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Wohoho…  Luar biasa memang manfaat sayuran ini. Tapi yaa.. begitu deh, walaupun sudah tahu manfaatnya, aku masih aja tetap nggak mau memakannya. Alasannya? Simpel, karena sayuran itu nggak enak. Rasanya itu loh kadang pahit di lidah.Continue reading “(AADS) Ada Apa Dengan Sayur?”

Revolusi Mental Dahulu, Smart City Kemudian


Berkenalan dengan Konsep Smart City

Gambaran apa yang terlintas dibenak Sobat manakala mendengar “Smart City?

Apakah suatu kota yang didalamnya dipenuhi oleh berbagai peralatan canggih? Sebuah kota yang masyarakat didalamnya melakukan aktivitas sehari-hari dengan teknologi modern seperti yang digambarkan di film-film? Ataukah sebuah kota yang segala sesuatu didalamnya mampu berjalan sendiri tanpa campur tangan manusia alias otomatis….?

Sebenarnya sah-sah saja bila kita memiliki pemikiran seperti itu, namun untuk saat ini mewujudkan secara nyata konsep “Smart City” seperti itu (khususnya di Indonesia) butuh waktu yang tak sebentar.

Perjalanan kita masih panjang Sobat…….

Kepala Bappenas sendiri dalam konferensi Smart Indonesia Initiatives Conference mengingatkan kepada Pemerintah kota dan Masyarakat agar tidak terjebak dengan kata ‘Smart City’.

Kenapa?  

Karena selama ini banyak orang sering mengidentikkan ‘smart city’ dengan kecanggihan informasi teknologi saja.

“Lebih dari itu, konsep ‘smart city’ sebenarnya adalah bagaimana mempercepat layanan publik serta meningkatkan produktifitas kota agar kota bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi (smart economy),” tuturnya, dalam pernyataan tertulis yang diterima Warta Kota, Senin (18/9/2017)..

Menerapkan Konsep Smart City di Daerah, Mungkinkah?

Dengan segala potensi dan kehebatannya, Siapa sih yang kemudian tak ingin jika daerahnya menerapkan konsep Smart City? Saya pun demikian. Saya ingin segera daerah saya berkembang dan semakin maju dengan menjadikannya kota pintar.

Tapi apakah bisa semudah itu…?

Hm… jujur saja, untuk Saat ini Saya merasa itu akan sulit, Sulit sekali.

Kenapa?

Karena sumber daya manusia yang belum siap.

Bukankah teknologi itu bisa diajarkan?

Memang benar, apapun latar pendidikan seseorang tidak akan menghalanginya untuk mahir dalam menggunakan teknologi, karena sejatinya yang dibutuhkan itu adalah berani mencoba dan waktu yang berjalan.  Menurut saya tidak ada masalah untuk semangat dan keinginan belajar dimasyarakat, karena mereka selalu penasaran dengan inovasi baru. Akan tetapi masalah sebenarnya yang seringkali muncul itu adalah “Minimnya Rasa memiliki dan Disiplin”

Seperti pemasangan lampu jalan bertenaga surya, pengadaan bak-bak sampah di berbagai tempat umum, pembangunan WC dan Fasilitas umum lainnya yang menjadi sia-sia dan tak terpakai akibat tangan jahil dan minimnya kepedulian masyarakat. Karena itu pula saya merasa konsep “Smart City” akan gagal jika saat ini langsung diterapkan.

Revolusi Mental, Langkah Pertama untuk Menerapkan Konsep Smart City

Agar Projek “Smart City” sukses kita tak bisa hanya meng “copy paste” konsepnya dari luar (apa lagi luar negeri) karena apa yang menjadi permasalahan di tiap daerah itu tak selalu sama.

“Seperti aplikasi Go-Jek misalnya yang hanya relevan di kota-kota dengan penggunaan sepeda motor yang tinggi. Sehingga jika akan diterapkan diluar negeri akan cocok di Ho Chi Minh City di Vietnam yang penggunaan motornya juga tinggi. Lalu bagaimana kalau aplikasi Gojek dipakai di Los Angeles? Ngapain?!  Sia sia bro….!”

Karena itulah menurut saya langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan membangun “Taman Pintar”

-*Taman pintar

Yups… jadi intinya ini adalah taman yang punya fasilitas lengkap dan kekinian (ada wifi, spot foto, spot olahraga, spot santai/rekreasi, panggung, spot edukasi dll) sehingga mampu menarik minat/perhatian masyarakat dari berbagai latar belakang, Usia dan Profesi untuk berkumpul. Intinya taman ini adalah “Pusat kegiatan Masyarakat”

Ditaman ini pemerintah nantinya harus rutin membuat even, acara, diskusi atau silaturahmi sembari menyampaikan pentingnya Disiplin, Rasa memiliki sekaligus konsep Smart City agar masyarakat semakin paham dengan pentingnya hal tersebut. Butuh waktu memang, tapi bukankah itu lebih baik daripada tidak sama sekali…?

Ini Konsep Smart City ala Daerah Saya

Menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Kepala Bappenas

“Konsep Smart City diupayakan agar kota yang kita tinggali menjadi kota yang berkelanjutan dalam hal smart economy, smart human capital, smart governance, smart mobility dan smart living.”

Berikut ini adalah Beberapa ide saya untuk peng-aplikasian teknologi di daerah.

*-Meng Online kan Produk Lokal

Salah satu fungsi utama Taman Pintar adalah pusat kegiatan masyarakat, karena itulah lewat taman ini diharapkan pemerintah membentuk tim sekaligus jadwal rutin even UKM, Kuliner, Kesenian dll untuk kemudian dipromosikan lewat media Online. diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut produk lokal dan kesenian lokal dapat terkekspos shingga mampu menarik turis dan meningkatkan penjualan.

*Aplikasi Seputar Kota

Semakin mudah masyarakat terhubung dengan pemerintah maka akan semakin mudah pula aspirasi dan saran tersampaikan. Agar hal tersebut dapat terwujud dengan efektif,  salah satu cara terbaiknya adalah dengan membuat aplikasi smartphonenya. Nantinya dalam aplikasi tersebut memuat berbagai informasi seputar Kota dan Desa seperti peta, tempat penting, Forum hingga nomer kontak penting Kota dan Desa.

Nah dengan adanya fasilitas seperti itu masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi dengan pemerintah setempat untuk melaporkan berbagai keluhan dan saran.

*-Meningkatkan Kualitas lingkungan dengan Manajemen Sampah

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi kalau sampah itu adalah suatu hal yang kerapkali menjadi bahan perdebatan. Pasalnya dampak yang dihasilkan Sampah itu begitu terasa (tak enak dilihat, tak enak dirasa, dan tak enak dihirup) karena itulah pemerintah harus tegas dalam menindak mereka yang sembarangan membuang sampah.

Tempat pembuangan sampah yang benar serta pengelompokan jenis sampah seringkali diabaikan oleh masyarakat, hal itu dibuktikan dari banyaknya sampah yang dibuang ke kali ataupun saluran air. Mirisnya lagi mereka yang menjadi pelaku pembuangan sampah sama sekali tidak merasa malu. “ Buang sampah di kali itu wajar” mungkin begitu pikir mereka.

Karena itu, lewat aplikasi “seputar kota” yang saya sebutkan sebelumnya warga bisa melaporkan mereka yang membuang sampah sembarangan tanpa takut (mungkin bisa dengan mengupload fotonya dsb). Dan mereka yang ketahuan melanggar akan mendapatkan hukuman (entah itu dipersulit proses admistrasinya, terhambatnya pembagian beras pemerintah dll).  Hal sebaliknya bisa diberikan kepada yang mau menyempatkan mengelompokkan sampah sesuai jenisnya. Untuk mereka ini nantinya akan diberikan poin tambahan dan kemudahan admistrasi.

*-Informasi Bencana Alam  terupdate dan terpercaya

Sebagai salah satu warga Lombok saya tahu betul bagaimana vitalnya peran informasi bencana alam (gempa misalnya) disaat kritis seperti waktu lalu. Bayangkan saja Sobat hanya dengan satu pesan HOAX saja mampu memicu berbagai kepanikan dikalangan masyarakat, karena itu sangat perlu pemerintah membuat portal informasi terpercaya dan mudah diakses agar masyarakat tidak terganggu oleh info HOAX. Salah satu caranya mungkin bisa di hubungkan dengan aplikasi smartphone “Seputar Kota” yang jelaskan sebelumnya.

Smart City bukanlah membuat kita modern hingga menjadi jauh dengan alam, sebab konsep Smart City yang sebenarnya adalah membuat kita modern sambil merangkul mesra alam.

Sebenarnya masih banyak ide yang ada di otak ini, namun karena keterbatasan waktu  saya hanya bisa menulis sebagian saja. 4 point tersebut adalah  yang menurut saya berada di prioritas teratas, semoga seluruhnya bisa terwujudkan. Aamiin aamiin.

Salam blogger dan salam Hoki.

Ilustrasi ini tunjukkan Berbagai Hal Keren Yang Bisa Sobat Lakukan Dengan­ Honor 8X”


Pengaruh Teknologi di Zaman “Now”

Teknologi di masa ini telah menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita sebagai manusia.

Hm…

Tidak percaya? Coba saja tengok peran smartphone sekarang.

Perangkat elektronik yang berfungsi sebagai media (Pembuat, Pengumpul, serta Penyebar informasi) itu kini posisinya sudah hampir berada pada level “Kebutuhan Pokok Manusia”. Pengaruh Smartphone ini terhadap gaya hidup manusia tidak main-main loh Sobat, dengan segala fungsi dan kemampuannya untuk mempermudah aktivitas kita sehari-hari membuat Gadget ini tak hanya populer dikalangan Remaja dan ABG saja, mereka yang berusia lanjut hingga anak-anak pun tak lepas dari pengaruh gawai canggih ini.

Ah… masa iya Anak-anak juga?

Yups! Alasannya sederhana, karena Smartphone yang beredar saat ini mempunyai fitur ‘multimedia’ sangat lengkap.  Sobat bisa mendapatkan apa saja yang Sobat inginkan hanya dalam satu smartphone saja, mulai dari musik, gambar, video hingga game semuanya ada. jadi jangan heran jika saat ini peran televisi mulai tergantikan oleh gawai elektronik pintar ini.

Lampaui Batas dengan Honor 8X

Besarnya pengaruh Smartphone terhadap kehidupan manusia terkadang membuat kita tak sadar kalau kinerja dan aktivitas sehari-hari kita pun bisa berubah tergantung kinerja Smartphone yang dipakai.

Hah…?!

Hehehe silahkan bilang saya ‘Lebay’ tapi itulah fakta yang saya lihat dan terjadi di lingkungan sehari-hari.

Masa sih..?

Sobat masih tidak percaya? Oke beberapa ilustrasi berikut akan membantu Sobat untuk mengetahui bagaimana gaya hidup dan kinerja seseorang bisa dipengaruhi oleh Smartphone mereka, cekibrot:

Desain

Salah jika Sobat hanya menganggap Smartphone saat ini hanya dipakai sebagai alat komunikasi saja, karena buat sebagian orang Smarthpone itu juga bisa dijadikan untuk item gaya.

 Continue reading “Ilustrasi ini tunjukkan Berbagai Hal Keren Yang Bisa Sobat Lakukan Dengan­ Honor 8X””

Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria


Apakah Sobat pernah merasakaan berada di posisi seperti itu?

Tidak pernah? Berarti Sobat keren sekali…!

Kalau saya?

Jujur  Saya pernah melakukannya.

Suatu tindakan yang agak kekanakan memang, tapi semua itu ada alasannya Sob. Kejadiannya 2 tahun lalu saat ibunda tiba-tiba divonis penyakit yang tak pernah diduga, saya ingat betul pada hari itu semua rasa negatif (kesal, frustasi bahkan menganggap Tuhan itu tak adil) berkumpul menjadi satu. Pasalnya selama ini saya merasa telah melakukan hal terbaik untuk menjaga kesehatan Ibunda tercinta, tapi kenapa pada akhirnya tetap saja beliau bisa terkena stroke. Saya benar-benar kesal dan kecewa saat itu.

 Hei.. Bukankah sebagai mahluk kita tidak bisa mendahului kehendak sang pencipta?

Benar Sobat, saya tahu akan hal itu. Hanya saja saya merasa gagal, Continue reading “Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria”

Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018


“beda zaman, beda pula cara perayaannya”

Ungkapan tersebut tampaknya bukanlah sekedar kalimat tanpa makna, perbedaan selera antar generasi itu benar-benar Ane rasakan saat ini. Tak usah jauh-jauh untuk mencari contohnya, karena dari selera mencari tempat rekreasi saja hal itu sudah terlihat. Bagi generasi 90-an misalnya, tempat ideal untuk rekreasi itu adalah yang memiliki pemandangan bagus (pantai, museum pegunungan sudah oke).

Lalu bagaimana dengan Generasi Milenial?

Sebenarnya selera mereka tak jauh berbeda dengan Gen 90, hanya saja itu belum cukup untuk standar anak-anak  jaman “Now”.

Kenapa?

Karena mereka biasanya akan lebih tertarik pada tempat wisata yang menawarkan keindahan serta even menarik didalamnya seperti acara musik, pameran dan lainnya.  Perlu untuk Sobat ketahui, selain eksis di dunia maya Generasi millenial itu juga sangat senang menjadi ‘Reporter’ dadakan.

Festival KarimunJawa 2018

Sadar dengan tren tempat wisata Jaman ‘Now” Pemerintah Kabupaten Jepara (Jawa Tengah) pun segera bersolek dan berbenah diri untuk menyiapkan tempat yang sesuai dengan minat generasi Millenial.  Diadakannya Festival Karimunjawa 2018 pada 25 September hingga 30 September adalah salah satu contohnya.Continue reading “Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018”

CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK


Dulu saya selalu  berpikir kalau inspirasi itu hanya bisa datang dengan melakukan hal-hal yang serius saja, seperti membaca buku tebal karya penulis terkenal, berguru langsung pada seorang master atau malah keluar dari rumah untuk kemudian menyatu dengan alam.  Tapi tampaknya dizaman “now” ini semua yang pernah saya bayangkan dahulu telah terbantahkan semuanya.

Sobat mungkin tak akan menyangka kalau berbagai inspirasi yang saya dapatkan untuk membuat artikel serta komik sebenarnya berasal dari sesuatu yang simpel sekali. Dari sebuah konten yang mungkin hanya dianggap angin lalu oleh sebagian orang.

Ya.. itu adalah dari iklan lapak online bukalapak yang anti mainstream “Gilanya” 😀 😀 😀

Continue reading “CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK”

rodame's

Thought & Story

Maya e-Diary

Be a strong wall in the hard times and be a smiling sun in the good times.

Koki Kata

travelling - social - urban

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

eparamata

a blog by a man from outer planet

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

PITA8 Outdoor Provider & Equipment (CV. Pita Delapan Abadi)

Kami selalu mengutamakan kerjasama yang baik tidak hanya untuk kepentingan sesaat.

ruang gelap aromamora_

Just another WordPress.com weblog

arthaamalia

A great WordPress.com site

Saur Manuk

Pie...isih penak jamanku to ?

Yukisub

Dorama, PV & MV Indonesian Sub

Sarana Berbagi

Berbagi untuk menang