Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria


Apakah Sobat pernah merasakaan berada di posisi seperti itu?

Tidak pernah? Berarti Sobat keren sekali…!

Kalau saya?

Jujur  Saya pernah melakukannya.

Suatu tindakan yang agak kekanakan memang, tapi semua itu ada alasannya Sob. Kejadiannya 2 tahun lalu saat ibunda tiba-tiba divonis penyakit yang tak pernah diduga, saya ingat betul pada hari itu semua rasa negatif (kesal, frustasi bahkan menganggap Tuhan itu tak adil) berkumpul menjadi satu. Pasalnya selama ini saya merasa telah melakukan hal terbaik untuk menjaga kesehatan Ibunda tercinta, tapi kenapa pada akhirnya tetap saja beliau bisa terkena stroke. Saya benar-benar kesal dan kecewa saat itu.

 Hei.. Bukankah sebagai mahluk kita tidak bisa mendahului kehendak sang pencipta?

Benar Sobat, saya tahu akan hal itu. Hanya saja saya merasa gagal, Continue reading “Bebaskan Tubuh dari Berbagai Penyakit dengan #AksiSehatCeria”

Advertisements

Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018


“beda zaman, beda pula cara perayaannya”

Ungkapan tersebut tampaknya bukanlah sekedar kalimat tanpa makna, perbedaan selera antar generasi itu benar-benar Ane rasakan saat ini. Tak usah jauh-jauh untuk mencari contohnya, karena dari selera mencari tempat rekreasi saja hal itu sudah terlihat. Bagi generasi 90-an misalnya, tempat ideal untuk rekreasi itu adalah yang memiliki pemandangan bagus (pantai, museum pegunungan sudah oke).

Lalu bagaimana dengan Generasi Milenial?

Sebenarnya selera mereka tak jauh berbeda dengan Gen 90, hanya saja itu belum cukup untuk standar anak-anak  jaman “Now”.

Kenapa?

Karena mereka biasanya akan lebih tertarik pada tempat wisata yang menawarkan keindahan serta even menarik didalamnya seperti acara musik, pameran dan lainnya.  Perlu untuk Sobat ketahui, selain eksis di dunia maya Generasi millenial itu juga sangat senang menjadi ‘Reporter’ dadakan.

Festival KarimunJawa 2018

Sadar dengan tren tempat wisata Jaman ‘Now” Pemerintah Kabupaten Jepara (Jawa Tengah) pun segera bersolek dan berbenah diri untuk menyiapkan tempat yang sesuai dengan minat generasi Millenial.  Diadakannya Festival Karimunjawa 2018 pada 25 September hingga 30 September adalah salah satu contohnya. Continue reading “Menarik Perhatian Dunia lewat Festival Karimunjawa 2018”

CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK


Dulu saya selalu  berpikir kalau inspirasi itu hanya bisa datang dengan melakukan hal-hal yang serius saja, seperti membaca buku tebal karya penulis terkenal, berguru langsung pada seorang master atau malah keluar dari rumah untuk kemudian menyatu dengan alam.  Tapi tampaknya dizaman “now” ini semua yang pernah saya bayangkan dahulu telah terbantahkan semuanya.

Sobat mungkin tak akan menyangka kalau berbagai inspirasi yang saya dapatkan untuk membuat artikel serta komik sebenarnya berasal dari sesuatu yang simpel sekali. Dari sebuah konten yang mungkin hanya dianggap angin lalu oleh sebagian orang.

Ya.. itu adalah dari iklan lapak online bukalapak yang anti mainstream “Gilanya” 😀 😀 😀

Continue reading “CRAZY RICH INSPIRATION DARI BUKALAPAK”

Cara Kreatif Meracik Galau Menjadi Konten Ngeblog yang Menarik


Pernah nggak Sobat merasa Galau saat ngeblog…?

Hayo jujur…

Hehehe…  Kalau saya sih pernah, sering banget malah. 

“Bukankah Galau itu biasanya hanya menyerang blogger pemula saja?” begitulah yang saya kira pada awalnya, tapi kenyataan justru berkata lain. Buktinya walaupun sudah cukup lama ngeblog ternyata saya masih sering juga tuh terkena virus galau saat akan menulis artikel. Jadi kesimpulannya Galau itu adalah suatu kondisi yang bisa menyerang blogger mana saja nggak peduli sudah seberapa lama ia sudah ngeblog.

Nah…. Berdasarkan pengalaman pribadi tersebut, berikut ini saya coba urutkan beberapa faktor utama yang sering membuat blogger Galau saat menulis artikel:

Mood

Jujur saja, Galau yang disebabkan karena ‘mood’ ini adalah yang paling mengesalkan. Kenapa? Karena ‘mood’ ini bisa mengubah segalanya dalam sekejap.

Beberapa waktu lalu saya pernah berencana untuk membuat tulisan berupa kumpulan cerita lucu tentang kehidupan santri di pondok pesantren. Saat itu berbagai macam ide, joke, ilustrasi dan alur cerita sudah tergambar jelas dalam otak ini, Intinya semua sudah oke tinggal eksekusi (diketik) saja. Tapi siapa sangka gara-gara membaca berita tentang kekalahan tim sepakbola yang saya sukai mengubah segalanya. Rasa kesal yang berlebihan sukses membuat saya ‘Baper’ dan kehilangan minat untuk menulis. Alhasil sampai sekarang tulisan tentang  pondok tersebut nggak pernah terealisasi. #BaperMembawaDuka Continue reading “Cara Kreatif Meracik Galau Menjadi Konten Ngeblog yang Menarik”

TAK GEMPA, MAKA TAK TANGGAP


Entah kenapa setiap kali bicara tentang gempa maka pikiran saya langsung tertuju ke Jepang. Negara yang juga dikenal sebagai “negeri matahari terbit” memang acapkali mendapat serangan gempa. Bahkan saking seringnya hampir semuan bagunan terbaru di jepang telah didesain khusus sedemikian rupa agar tahan gempa.

Sebagaimana anak-anak lain pada umumnya, Rasa ingin tahu Ane terhadap Fenomena gempa yang terjadi di Jepang kian menjadi setelah sering melihat beritanya muncul dalam televisi dan Koran. Rasa penasaran itu pula yang kemudian membuat saya selalu bertanya kepada mereka yang lebih tua.

Percaya atau tidak, jawaban seperti komik itulah yang sering saya dapatkan dari orang-orang terdekat setiapkali bertanya tentang potensi terjadinya bencana gempa di pulau Lombok. Hehehe… ironis memang, walau jawabannya tidak ilmiah (baca: agak menyesatkan) tapi saya sangat senang mendengarnya.

Kenapa? Karena berkat jawaban itu keseharian saya menjadi tenang dan tak was-was dengan gempa.

Pola pikir masyarakat sekitar yang cukup santai terhadap kemungkinan bencana itu membuat pembangunan pun menjadi “simple” atau mungkin lebih tepatnya “Cuek”. Bagaimana tidak Sobat? Buat  beberapa warga membangun rumah di atas lahan yang agak miring bukanlah hal yang aneh, membangun rumah dibawah perbukitan pun juga adalah hal yang lumrah, bahkan membangun rumah tepat dipinggir kali juga bukanlah hal yang harus ditakutkan, “Everywhere is OK”  #LuarBiasa

“– Hingga kemudian gempa berskala 6,8R, 7R, 5R, 4R datang bergantian menyapa masyarakat Lombok. Rentetan Gempa ini mengkibatkan Ribuan rumah hancur, Ratusan Nyawa melayang, berbagai Fasilitas Umum Rusak dan menyebabkan banyak kerugian lainnya –“

 

Bencana Gempa yang dialami Lombok dibulan agustus 2018 lalu meninggalkan banyak sekali kesedihan, kehilangan, kerusakan, kematian dan pastinya pengalaman berharga. Dari sinilah masyarakat kemudian mulai menyadari akan pentingnya untuk mengenali Budaya Sadar Bencana agar bisa meminimalisasi berbagai dampak yang disebabkan bencana.

Kenapa kita harus menerapkan budaya sadar bencana? Kenapa tidak pemerintah saja yang memberikan peringatan dini kepada warga?

Jika saja bencana itu bisa diprediksi menggunakan teknologi maka hal itu pasti akan dilakukan. Namun faktanya berbagai negara yang memiliki teknologi canggih pun nyatanya tak ada yang mampu memprediksi terjadinya bencana. Karena itulah penting bagi kita untuk mengenali bencana dan tanggap dalam bertindak.

Lalu hal apa saja yang harus kita lakukan ketika berhadapan dengan gempa?

Berikut beberapa tindakan yang sebaiknya Sobat lakukan sebelum, ketika dan setelah menghadapi gempa:

Tindakan Persiapan Sebelum Gempa

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, tak ada yang tahu kapan bencana bisa terjadi karena itu penting untuk menyiapkan Senter, Korek Api, Lilin dan beberapa persediaan makanan.

Tindakan Saat Gempa

-1. Tenang

Jujur saja, berdasarkan pengalaman pribadi di Lombok point ini sangat mudah untuk ditulis namun sangat SULIT untuk diterapkan! karena itu diperlukan latihan yang memadai agar Sobat dapat menguasainya.

Kenapa kita harus bersikap tenang?

Dengan bersikap tenang Sobat dapat meminimalisasi kepanikan dan kerusakan akibat bencana. Kenapa? karena Banyak orang ketika menghadapi gempa hilang fokusnya yang malah dapat semakin membahayakan. Misalkan selagi memasak didapur terjadi gempa, sebagian orang ada yang langsung berlari keluar rumah tanpa mematikan terlebih dahulu kompornya. Disinilah letak pentingnya ketenangan.

-2. Berlindung ke Tempat Evakuasi/Ideal

Tanah Lapang atau tempat terbuka adalah yang pertama kali harus dituju ketika terjadi gempa. Tujuannya agar Sobat tidak terkena reruntuhan bangunan.

Lalu bagaimana jika saat gempa kita tengah berada dalam suatu gedung tinggi?

Ada beberapa hal yang bisa Sobat lakukan:

-1. Berlindung dibawah meja, kursi atau benda yang dapat melindungi dari reruntuhan

-2. Jangan berlindung di tempat yang memiliki banyak bahan kaca, untuk meminimalisir pecahan kaca melukai tubuh

Tindakan Setelah Gempa

-, Kenali Berita HOAX

Berdasarkan yang terjadi di Lombok, yang seringkali dirasakan orang-orang setelah gempa adalah trauma, Shock, hingga rasa takut yang berlebih. efek dari Apa yang saya sebutkan tadi bisa bermacam-macam  karena memang dampak bencana setiap orang itu berbeda. Tapi tahukah Sobat situasi bencana ternyata seringkali dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk membuat suasana menjadi kacau.

Maksudnya..?

Jadi selepas terjadi gempa banyak sekali berita simpang siur yang tak jelas asal usulnya mengatakan akan terjadi gempa susulan yang jauh lebih besar. Hal tersebut membuat banyak orang ketakutan hingga meninggalkan rumahnya tanpa penjagaan yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Karena itu jangan mudah terpercaya oleh berita tak jelas, mari kenali bahayanya kurangi resikonya Biasakan untuk bertanya kepada pihak resmi yang bersangkutan untuk info terbaik.

Nah..  itulah beberapa hal yang perlu Sobat persiapakan dan perhatikan untuk menghadapi bencana Gempa (Smoga Tak terjadi lagi, Aaamiin!)  lebih kurangnya Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya. Aamiin Aamiin Ya Rabb

Kesimpulan:

  1. Biasakan tenang dalam kondisi apapun
  2. Jangan mudah terpancing oleh informasi HOAX
  3. Bantu berikan pemahaman kepada masyarakat tentang berita palsu yang beredar

Saran:

  1. Pemerintah perlu menerapkan budaya sadar bencana sejak dini
  2. Menyediakan pusat informasi yang mudah diakses agar masyarakat tak terpengaruh informasi palsu

oh iya ini tambahan  komik dengan niatan untuk memotivasi diri agar tak saling menyalahkan satu sama lain

Tips Jitu Tolak Bala Dengan Allianz Allisya Protection Plus


-Menikmati Hidup

Hidup di dunia sejatinya adalah perjuangan, karena itu sah-sah saja jika kemudian kita melakukan perayaan atas pencapaian yang diperoleh. Yaa.. sebab itu adalah salah satu bentuk cara menikmati hidup. Iya kan?! ^_^

Tapi yang perlu Saya dan  Sobat sadari sekarang adalah bagaimana cara kita menikmati hidup itu.

Memangnya kenapa?

Karena terkadang cara kita dalam merayakan sesuatu itu salah.

Salah…?

Benar Sobat, Tak jarang dalam menikmati hidup ini kita terlalu berlebihan. Berlebihan dalam mengeluarkan biaya adalah contoh yang paling umum. Dan jujur saja, saya pernah menjadi salah satu orang yang termasuk dalam kriteria itu.

Pernah suatu kali ketika merayakan keberhasilan menjadi juara saya menghamburkan uang tanpa perencanaan, yang terpikir saat itu hanya “ah… yang penting hepi, uang bisa dicari lagi”

Memang tidak ada hal buruk yang terjadi setelah itu, namun pelan tapi pasti pola pikir saya menjadi berubah. Saya seperti mengabaikan masa depan dan hanya terfokus pada saat ini saja. Simpelnya “Apa yang didapat hari ini, dihabiskan untuk hari ini juga” Continue reading “Tips Jitu Tolak Bala Dengan Allianz Allisya Protection Plus”

Ayo BerkenalanDenganWritingthon Asian Games 2018


Hay kawan, tahukah kamu Asian Games itu apa? Asian Games merupakan kompetisi olah raga akbar yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali yang diikuti oleg negara yang ada di Asia. Kegiatan ini merupakan acara sakral yang sangat ditunggu setiap negara di wilayah Asia. Selain sebagai ajang untuk berkompetisi memperebutkan kemenangan pada setiap cabang lomba, tetapi menjadi salah satu wadah untuk bersiluturahmi antar negara di Asia.

Pada Asian Games 2018, Indonesia menjadi tuan rumah perhelatanakbar ini. Menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan dan kebanggan bagi Indonesia. Selain itu, dengan ajang ini pemerintah mempromosikan tempat wisata yang ada di seluruh Indonesia yang dapat di nikmati para wisatawan dari mancanegara, sehingga perputaran uang yang masuk ke Indonesia dapat meningkatkan perekonomian negara.  Sungguh Asian Games ini banyak manfaatnya bagi masyarakat dan negara.!!!

Setelah tau apa itu Asian Games, apakah kamu sudah siap untuk mendukung atlit Indonesia yang akan berlaga nanti? Karena Indonesia adalah tuan rumah dari Asian Games 2018 sudah wajib yah kawan semua dari seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan. Semangat perjuangan dan dukungan kita akan menjadi semangat kobaran api dalam diri atlit yang akan berlaga. Pemerintah tidak ingin hanya pemerintah yang berpartisipasi dan merasakan euforia dari Asian Games 2018 oleh karena itu digalakkanlah sebuah kampanye Ayo Dukung Bersama!

Ayo dukung bersama merupakan suatu gerakan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia agar berpartisipasi dalam Asian Games 2018. Pemerintah beserta jajarannya pun mencari cara agar masyarakat mau berpartisipasi. Dukungbersama.id telah membuat sebuah infografis mengenai apa saja yang dapat dilakukan masyarakat Indonesia dalam menyukseskan Asian Games 2018.

Beberapa di antaranya adalah ikut menjadi volunteer, membeli produk UKM, ikut torch relay. Selain itu bisa pula dengan mengikuti perlombaan. Lomba? Hah? Apakah yang dimaksud adalah berlomba langsung dalam Asian Games 2018? Oh tentu tidak! Perlombaan yang dimaksud adalah perlombaan online yang terdiri dari kompetisi foto, kompetisi video, kompetisi kreasi gapura, bahkan lomba writing marathon. Hah? Writing Marathon? Lombanulis sambil marathon?

Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Bitread Publishing membuat event Writingthon Asian Games 2018 untuk mendukung Asian Games 2018. Writingthon (Writing Marathon) adalah sebuah event kepenulisan yang terinspirasi dari Hackaton (Hacking-Marathon). Para peserta nanti akan dikarantina dan diberikan tantangan kepenulisan, output dari program ini adalah buku yang disusun secara kolektif oleh para pesertaWritingthon.

Writingthon Asian Games 2018 dibagi 2 kategori yaitu Blogger dengan tema“Dukung Bersama Asian Games dari Daerahku” dan kategoriPelajar/Mahasiswa“Aku Bangga Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games”.

Peserta yang terpilih dalam kegiatan Writingthon Asian Games akan melaksanakan Karatina dari tanggal 15-19Agustus 2018 di Jakarta dan menyaksikan langsung pembukaan Asian Games 2018 pada tanggal 18 Agustus 2018 di Gelora Bung Karno. Selain itu peserta berhak mendapatkan hadiah, transportasi, akomodasi, tiketpem bukaan Asian Games 2018, sertifikat serta bukti terbit buku Writingthon Asian Games 2018.

Sekitar 68 orang yang naskahnya terpilih per provinsi dan kategori sedangmelaksanakan Karatina kepenulisan Writingthon Asian Games 2018 di Hotel Millennium, Jakarta Pusat daritanggal 15-18 Agustus 2018. Hari pertama peserta dijemput dari bandara Soekarno Hatta menuju ke hotel Millennium untuk melakukan registrasi peserta Writingthon Asian Games 2018, setelah itu peserta menerima materi dari Bitread Publishing serta pengenalan dan menceritakan pengalaman mengikutiWritingthon Asian Games hingga perjalanan menuju tempat karatina. Sharing pengalaman yang luar biasa dari berbagai provinsi, salah satunya kak Johan peserta Writingthon Asian Games 2018 kategori Blogger dari Papua Barat yang begitu antusias mengikuti karantina Writingthon Asian Games ini sampai semua oleh-oleh khas Papua Barat. Selain itu ada beberapa manfaat yang diterima oleh peserta Writingthon Asian Games 2018, diantaranya :

  1. Mendapatkan teman baru dari berbagai provinsi
  2. Mendapatkan ilmu kepenulisan
  3. Mendapatkan Pengalaman Baru di Writingthon Asian Games 2018
  4. Mengikuti karantina tentang kepenulisan
  5. Menyaksikan secara langsung pembukaan Asian Games 2018

Writingthon Asian Games 2018: Dukungan Penuh untuk Asian Games 2018 dari Lombok


Siapa yang menyangka kalau yang awalnya menulis artikel Asian Games 2018 ini dengan niat ala kadarnya kemudian malah berakhir dengan semangat yang menggebu-gebu,

 

hehehe.. Ane pun sebenarnya nggak menyangka hal itu terjadi, tiba-tiba mengalir ekstrim begitu saja tanpa rencana,  semuanya bermula setelah Ane menyaksikan secara langsung sebuah momen keren

Momen Apakah itu?

Pawai obor Asian Games 2018 yang melewati lombok

Saat itu siang hari begitu panas,tapi walau begitu gelaran pawai obor Asian Games 2018 tetap akan dilakukan.

“wuih…” ketika membaca berita tentang itu Ane sempat ingin mengurungkan niat, ya.. alasannya karena saat itu lombok sedang dalam masa kemarau yang super super….,

“cuaca panas seperti ini mana ada yang mau menonton” begitu pikir Ane dalam hati.

Tapi karena dipaksa oleh adik (oh iya, dia juga ikutan even bitread writingthon Asian Games 2018 juga tapi nggak lolos) yang ingin mendokumentasikan gambar, Ane sebagai kakak yang baik pun akhirnya terpaksa mengalah.

Selepas Dzuhur Ane berangkat dengan setengah sangat bersemangat

Dan yang terlihat di TKP pun ternyata bayangkan terbalik 180 derajat,

Ane salah, salah banget! karena telah meremehkan minat orang-orang terhadap Asian Games 2018 ini, jangan kan bisa sampai di Tempat utama, jalanan kecil yang bukan jalur utama pun sudah penuh oleh berbagai macam orang.

“Astaga wajah semuanya terlihat bersemangat…..” Ane takjub, mereka benar-benar mengabaikan cuaca panas saat itu. kalian Semua super sekali.!

Akhirnya Setelah berdesakan disana-sini Ane akhirnya bisa bernafas lega, dan dapat tempat yang pas buat foto di depan, asek asek……. Ane sukses dapat gambar mbak polwan yang cantik. #rezekianaksoleh

Asyik dong…

Pastinya…

Satu hal yang paling berkesan saat mengikuti even ini adalah bisa melihat mbak polw eh.. obor Asian Games 2018  dan antusiasme masyarakat Lombok khususnya (NTB) secara langsung. Ane yang tadinya menyangsikan semangat mereka akhirnya harus malu sendiri karena semuanya terbukti salah.

Dalam satu even ini Banyak sekali pelajaran dan momen berkesan yang Ane dapatkan, mulai dari semangat menulis yang semakin membara  sampai dengan bukti antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap even internasional ini. Super keren-keren….!

Sesampainya dirumah semangat Ane untuk menang dan terpilih semakin menjadi-jadi, efeknya ane jadi minta dukungan doa dari semua orang (ibu, pama, bibi, kakek, nenek, gebetan sampai mantan) pokoknya apapun dilakukan agar hasil yang didapat bisa maksimal. (sekedar info sewaktu pawai obor ini dilaksanakan deadline writingthon untuk blogger sudah ditutup, jadi tinggal menunggu pengumuman saja)

Dan hari yang ditunggu pun tiba, pelan tapi pasti ane mulai membuka web resmi bitread untuk mencari tahu pemenang kategori blogger dan “Tadaaa…………” Alhamdulillah nama Ane muncul sebagai salah satu pemenang. Thankyou….!

Hohoho… sekarang sampai disini dulu ya, cerita berikutnya nanti akan menyusul setelah mendapat pengalaman karantina di Jakarta ^_^

Writingthon Asian Games 2018: (AADAG) Ada Apa Dengan Asian Games


Jujur aja walaupun suka dengan olahraga tapi pengetahuan Ane masih awam banget tentang Asian Games, Beneran Sob Ane malah kadang sering menganggap kalau “Asian Games” itu sama dengan “Asean Games”. #MaafkanAneYangDulu

Karena itu, untuk bisa membuat artikel yang bagus Ane tentunya harus tahu terlebih dahulu dong dengan apa yang Ane tulis (ya iyalah, kalo nggak begitu ntar dibilang HOAX).

Lalu bagaimana caranya mencari bahan artikel?

Ada banyak cara yang Ane lakukan untuk mengumpulkan bahan artikel, ini beberapa diantaranya:

*)Browsing di Internet

Zaman Now kalau belum tanya-tanya dengan “mbah Google” rasanya nggak afdol. Iya kan?!

Kenapa?

Karena hampir segala informasi yang kita inginkan ada dalam pencarian Google, caranya “Sobat hanya perlu memutar balik berbagai kata kunci”

*)Bertanya kepada mereka yang tahu Asian Games

Percaya deh kalau Sobat akan mendapatkan banyak sekali variasi cerita yang menarik kalau menggunakan metode ini. alasannya simpel, karena setiap orang punya improvisasi yang berbeda ^_^

*)Terjun Langsung ke TKP

Seperti yang sebelumnya Ane tulis, kalau nggak menyaksikan sendiri takutnya nanti orang akan menganggap apa yang ditulis adalah “bohong” jadi ketika even pawai Obor melewati pulau Lombok Ane langsung berangkat untuk meliput.

Nah 3 metode itu adalah yang Ane lakukan saat itu untuk mengumpulkan bahan tulisan.

Apakah ada yang pengalaman berkesan saat proses itu..?

Wuih.. banyak banget, tapi yang paling bermanfaat untuk Ane adalah “bisa mengetahui banyak fakta keren dengan Asian Games”

Oh ya, contohnya apa aja..?

Tahukah Sobat kalau level Asian Games itu hanya 1 tingkat dibawah Olimpiade yang notabene adalah gelaran pesta olahraga terbesar di dunia..? dan hebatnya lagi ternyata Asian Games 2018 ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah setelah yang pertama pada tahun 1962!

Coba bayangkan, “ini Dahsyat!” karena momen ini benar-benar langka, Sebab kita perlu 56 tahun menunggu untuk dapat menyaksikannya kembali

Wow…!

Setelah tahu fakta-fakta keren itu Ane berharap agar Sobat yang lain juga jangan sampai melewatkan momen-momen langka Asian Games 2018 ini.

Tapi.. kan even obornya sudah lewat..?

Hei… hei…, bangun Sob! Kan itu baru intro  aja? Even aslinya Asian Games 2018 itu kan adalah pesta Olahraga, jadi Ayo tunjukkan partisipasi Sobat untuk memberi dukungan semangat kepada timna Indonesia. Inget loh, lewat even Asian Games 2018 ini kita bisa menjadi salah satu Saksi Sejarah.

Siaaap…!

Oh iya, untuk Sobat yang nggak bisa menyaksikan langsung gelaran Asian Games 2018  tetap bisa memberi dukungan juga dengan memposting berbagai keseruan Asian Games, yuk ah Sob mari kita sukeskan bersama Even keren ini.

Sampai disi dulu yak Sob, ntar di sambung ladi di bagian ketiga, mau cari bahan nulis dulu.

Writingthon Asian Games 2018: Awal Mula Cerita


Suatu malam yang hening di Lombok, juli  2018.

“Wussh….” (suara angin)

“Wussh….” (suara angin (2))

“Wussh….” (masih… Suara angin)

“PRETETET……!!! (ng… anu ini j..juga suara angin loh, serius!!)

Malam itu Ane benar-benar lagi galau,

“Bentar, Sobat tau definisi galau kan…?”

Eh nggak tau?” Oke deh, Sebagai blogger yang baik hati dan rajin menabung Ane akan bantu jelaskan, jadi Galau itu adalah suatu saat dimana Sobat merasa ganteng,  tapi orang-orang disekitar menganggap itu adalah ‘HOAX’.

Udah itu aja penjelasannya.

Intinya.. disaat itu semua rasa kesal, bosan dan capek berkumpul menjadi satu. nah.. kalau sudah begini Ane merasa nggak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal,  kalaupun ada cara menyembuhkannya maka satu-satunya adalah dengan merefresh pikiran dan fisik, (baca: Liburan).

Sayangnya  waktu itu kondisi kantong masih belum bersahabat, alhasil Ane harus bisa “memutar dompet” agar bisa traveling.

Eh.. memutar dompet…?

Yups.. benar, jadi itu adalah metode untuk memanfaatkan isi dompet yang ada untuk mendapatkan apa yang Sobat inginkan.

Caranya…?

Rahasia

Yaelah… pelit banget,

😀 Oke deh.., jadi caranya adalah Sobat “menginvestasikannya” supaya jumlahnya jadi mencukupi ongkos travel.

Eh..?

Serius..! jadi investasikan uang tersebut kepada orang yang membutuhkan (bisa pengemis, anak yatim dll) oh iya, investasi ini nggak akan berhasil kalo Sobat menyalurkannya kepada pacar atau mantan. Tolong diingat.

Oke oke… Lalu setelah itu…?

Tidur

Eh..?

Becanda ^_^ , walaupun sudah berinvestasi Sobat tetap harus berusaha untuk mengusahakan perjalanan Sobat sebagaimana biasa. Jadi setelah itu Ane pun kembali rutinitas sehari-hari (browsing internet) dan beberapa hari kemudian saat membuka instagram “tadaa….” Ane menemukan kompetisi bitread Writingthon Asian Games 2018 di instagram!!”

Wowhohoho…! Hasil investasi ane  suda mulai terlihat.

“pemenang yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk menulis bersama”

Begitu kalimat yang menjadi fokus Ane saat itu “Wow…! Wow…! Wow….!”

Nah.. Kalau sebelumnya Ane masih bingung dengan bagaimana caranya agar bisa traveling gratis, sekarang petunjuknya sudah muncul di depan mata.

“Gila… Sob!, selain di undang traveling ke Jakarta kita

juga diberikan hadiah pula..?”

wohoho ini nggak boleh dibiarkan, Ane harus bisa mendapatkan kesempatan ini” Semangat..!!!

Oh iya…, biar nggak kecewa, sebelumnya Ane ngecek kesana kemari dulu untuk memastikan kalau apa yang diumumkan oleh bitread ini bukan HOAX…! Dan Alhamdulillah ternyata even writingthon ini benar-benar Asli.

Loh..Memangnya perlu ngecek keaslianny ya..?

Perlu banget Sob, sebab sekarang ini ada juga penipuan berkedok lomba menulis.

Eh masa sih…?

Iya, jadi ane dulu pernah mengikut lomba artikel blog juga. Yang berpartisipasi saat itu lumayan juga karena hadiahnya cukup besar. Nah.. sebagai salah satu blogger peserta Ane pun mencoba mengikuti segala persyaratan dan ketentuan yang diberikan tapi, ternyata yang menang adalah “orang dalam” atau penyelenggaranya sendiri, alhasil banyak yang protes hingga kemudian diumumkan ulang.

oo….

Oke deh, sampai disi dulu yak Sob, ntar Ane sambung ladi di bagian kedua, mau cari bahan nulis dulu.